Menag: Ponpes Khilafah Tertutup, Termasuk ke Kemenag
Metrotvnews.com, Jakarta: Pondok Pesantren Khilafiah Umar bin Khattab di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Bima, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, diketahui sudah menutup diri sejak ponpes itu didirikan tahun 2004. Bahkan, menurut Menteri Agama Suryadharma Ali, Kementerian Agama pun hanya bisa masuk sekali melakukan pembinaan ke dalam pesantren sejak pondok didirikan.
Menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Rabu (13/7), soal Ponpes Khilafah, Suryadharma mengatakan pondok itu tidak memiliki banyak santri. Jumlahnya hanya sekitar 30-an yang masih berusia anak-anak hingga remaja. Ponpes Umar bin Khattab juga selalu menolak bantuan pemerintah. Diduga ponpes mengajarkan Islam garis keras.
Pada Senin 11 Juli silam, sebuah bom meledak di dalam pesantren, dan menewaskan seorang pengurus pondok bernama Firdaus. Ponpes Khilafah Umar bin Khattab sulit dimasuki, termasuk oleh polisi. Para santri selalu mengalang-alangi setiap orang luar yang berusaha masuk ke dalam pondok.(DSY)




MetroTV salah membuat judul berita diatas. Entahlah sengaja atau tidak. Harusnya Ponpes Khilafiah bukan Ponpes Khilafah
dibakar saja semua madrasah alirsyaad,wahabit salafit jhawarij.gantung uztad2nya.irsyaad murtadilah kafirulah,irsyad haramnjuadah laknatulah.basmi irsyaad,khawarij.bakar ponpes ngruki.bakaaaarrr