Pensiunan Polisi dan Tentara Peru Unjuk Rasa
Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan demonstran yang terdiri dari pensiunan polisi dan tentara, turun ke jalan di pusat kota Peru. Mereka menuntut perbaikan pengelolaan dana pensiunan.
Para pensiunan polisi dan veteran tentara bersama istri dan para janda turun ke jalan menuju kediaman Presiden Peru Alan Garcia. Mereka membawa poster dan spanduk berisikan tuntutan hak-hak mereka terkait kebijakan Presiden Alan Garcia mengenai reformasi fiskal dan dana pensiunan.
Aksi itu berakhir bentrok dengan kepolisian Peru. Polisi anti-huru hara melemparkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa yang berusaha menembus barikade polisi.
Para janda berteriak pemerintah telah merampas hak para janda, sehingga mereka tidak dapat mencukupi kebutuhan pokok keluarga mereka. Menurut seorang veteran, yang juga mengalami cacat fisik, Carlos Palma, kebijakan baru itu merupakan langkah-langkan awal unutk menghapuskan dana para pensiunan.(DSY)




Niscaya di Indonesiapun tak lama lagi hal ini akan terjadi. Karena dalam kepentingan neoliberal internasional, hal-hal yang dianggap tidak produktif harus dihilangkan: Bayar pensiun, subsidi BBM, subsidi kesehatan, dll. Segala sesuatu dinilai dengan produktifitas ekonomi. Tak lama Lagi. Pak polisi, BIN, TNI, kalian jangan terlalu menjilat pemerintah yang hanya sementara ini. Mengabdilah untuk kebahagiaan rakyat, bukan PENGUASA.