Seorang Anggota DPRD Sumut Marah-marah di RS Haji Adam Malik
Metrotvnews.com, Medan: Rumah Sakit Haji Adam Malik, Medan, Sumatra Utara, tiba-tiba dihebohkan dengan aksi Richard Eddy Lingga, anggota DPRD Sumatra Utara, baru-baru ini. Richard mengamuk dan marah-marah. Richard kesal karena pihak rumah sakit tidak memberi perawatan maksimal kepada seorang bayi berusia tiga minggu yang menjadi korban gempa 6,7 skala Richter yang mengguncang Aceh, baru-baru ini.
Richard marah ketika mengetahui Daniel Nababan, bayi laki-laki berusia tiga minggu, yang dibawanya dari salah satu rumah sakit di Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi, tidak mendapat perawatan maksimal. Richard lebih marah setelah mendapat jawaban dari Humas RS Adam Malik Sairi Saragih yang menyatakan bahwa kondisi Daniel tidak mengkhawatirkan, dan hanya luka ringan di bagian kepala. Pasalnya, pernyataan itu tidak disertai hasil CT Scan serta data medis lainnya.
Ironisnya Richard justru berdebat dengan anggota DPRD lainnya Brilian Mokhtar yang dinilainya mencampuri urusannya. Richard pun mendesak bayi korban gempa di Desa Lae Parira itu harus segera di CT Scan untuk mengetahui kondisi kepalanya yang tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Sebelumnya, ibunda Daniel Nababan, Theresia Boru Silaban, meninggal dunia dalam perstiwa gempa yang menimpa tempat tinggal mereka.(DSY)



