BI Rate Ditahan di Level 6,75 Persen
Metrotvnews.com, Jakarta: Dewan gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan BI rate di level 6,75 persen. Kebijakan diambil di tengah ketidakpastian situasi sistem keuangan dan ekonomi global.
Kepala Biro Humas BI, Difi Ahmad Johansyah, Jumat (9/9), mengatakan, Bank Sentral mengambil respon suku bunga serta bauran kebijakan moneter dan makro prudensial dengan mengutamakan sasaran inflasi lima persen plus minus satu persen di 2011. Sedangkan pada 2012, sasaran inflasi ada di angka 4,5 persen plus minus satu persen.
Menurut Difi, BI akan memperlebar batas bawah koridor suku bunga operasi moneter yang semula 100 basis poin (bps) menjadi 150 bps di bawah BI rate. Hal ini dilakukan untuk mendorong kegiatan pasar uang antarbank di tengah derasnya arus likuiditas dalam negeri.
Dewan gubernur BI juga berencana terus mencermati dampak kinerja ekonomi dan keuangan global terhadap kinerja perekonomian Indonesia ke depan. (*)



