Pemerintah dan DPR Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2012
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dan Komisi XI DPR RI menyepakati asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2012, terkait dengan pertumbuhan ekonomi, angka inflasi, nilai tukar rupiah dan suku bunga SPN 3 bulan.
Asumsi pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2012 disepakati sebesar 6,7 persen. Angka tersebut sesuai dengan angka pertumbuhan ekonomi yang diusulkan pemerintah.
Untuk inflasi, pemerintah dan Komisi XI sepakat menetapkan angka inflasi sebesar 5 persen. Asumsi nilai tukar rupiah sebesar Rp8.800 per dolar Amerika Serikat.
Sementara itu, untuk suku bunga surat perbendaharaan negara (SPM) 3 bulan disepakati sebesar 6,4 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan usulan pemerintah sebesar 6,5 persen.
Target angka kemiskinan sebesar 10,5 persen hingga 11,5 persen, dimana setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi dapat menyerap 450 ribu tenaga kerja dan tingkat pengangguran terbuka sekitar 6,4 persen hingga 6,5 persen.(RIZ)



