Banggar Tunda Pembahasan RAPBN 2012
Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan menegaskan, Badan Anggaran ingin menunda pembahasan RAPBN sampai jelas tentang kerja Banggar sambil menyamakan persepsinya dengan penegak hukum.
Sementara itu, Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia, Sebastian Salang, tidak yakin Banggar DPR benar-benar melaksanakan ancaman menghentikan pembahasan RAPBN 2012, jika KPK tidak menyelesaikan masalah pemanggilan empat anggota Banggar, terkait kasus suap di Kemenakertrans.
"DPR tidak akan berani. Kalau DPR berani memboikot berarti berhadapan dengan masyarakat," ujar Sebastian.
Trimedya Panjaitan menyatakan, tidak ada kata-kata DPR akan menyetop pembahasan RAPBN. DPR, lanjut Trimedya, hanya menunda pembahasan RAPBN 2012.
"Kita ingin tahu kerja Banggar. Kita meminta kepada pimpinan Banggar, dimana yang perlu diperbaiki," ujar Trimedya.
Selain itu DPR juga merasa perlu menyamakan persepsi antara pimpinan Banggar, pimpinan DPR, pemerintah dan institusi penegak hukum terkait, seperti kejaksaan, Polri, KPK. "Agar RAPBN dilakukan dengan baik dan untuk menghindari banyaknya mafia anggaran."(RIZ)




Penundaan Pembahasan RAPBN 2012 oleh Banggar DPR RI dapat digolongkan " STATE WHITE COLAR PARLEMENTARY TERORISM " yang akan mengganggu kegiatan pembangunan diseluruh wilayah NKRI. Akan jelas tampak siapa yang "Amanat" dan siapa yang "Penghianat".
Pemanggilan empat pemimpin anggaran oleh KPK menurut saya uda tepat. Kalau perlu KPK membongkar semua praktek mafia anggaran yang ada di banggar.Jangan takut karena rakyat mendukungmu.