Warga Yogyakarta Gelar Aksi Budaya Doakan Keistimewaan Yogyakarta

Headline News / Nasional / Jumat, 30 September 2011 04:04 WIB

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sejumlah warga menggelar aksi budaya untuk mengawal perjuangan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta, Kamis (29/9). Aksi itu dimulai di depan pengelaran Kraton dan berbentuk ritual doa.

Aksi budaya itu bertemakan Lampah Pandongan Amrih Kalampahan Sedyaning Kawula Ngayogyakarta Hadiningrat  atau berarti ritual doa memohon untuk dikabulkannya keinginan warga Yogyakarta. Dalam aksi itu, juga disertai doa melalui beberapa titik strategis yang merupakan simbol dari Yogyakarta.

Di setiap pemberhentian, warga berdoa dan meninggalkan sesaji. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk kepercayaan yang dikenal sebagai cerminan ada istiadat dan budaya masyarakat.

Menurut Ketua Sekretariat Bersama Keistimewaan Yogyakarta, Widihasto Wasana Putra, kegiatan itu sebagai dorongan dan permohonan kepada Tuhan terkait konsinyasi anggota panitia kerja RUUK yogyakarta yang dilakukan mulai malam kemarin di Bogor, Jawa Barat.(****)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • runyam, Jumat, 30-September-2011

    keistimewaan Jogjakarta jangan bergantung sama sbu, tetapi bergantung pada Tuhan dan Rakyat, apalah artiny keistimewaan itu datangnya dari sby tetapi sesaat... eh sesat... Tinggalkan sby songsong masa depan JOgya oleh rakyat Jogyakarta...

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *