PT Inco Operasikan PLTA Karebbe
Metrotvnews.com, Luwu Timur: Polemik pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) antara PT Inco Indonesia dengan Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan, terjawab sudah, Selasa (11/10). Perusahaan nikel asing itu akan mengoperasikan penggunaan PLTA Karebbe, guna mensuplai kebutuhan serta pasokan listrik perusahaanya.
PLTA yang dibangun di Sorowako, Sulawesi Selatan, rencananya memasok sekitar 90 mega watt untuk PT Inco. Pembangunan PLTA tersebut, melengkapi kapasitas dan ketenagalistrikan yang telah dioperasikan sebelumnya di sekitar kawasan Sorowako, yang mencapai rata-rata suplai listrik 365 mega watt.
Dengan dibangunnya PLTA itu, PT Inco optimis akan dapat mencapai produksi nikel dengan target 120 ribu mega watt dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Terkait pembagian listrik kepada pemerintah setempat, Presiden Direktur PT Inco Indonesia Nico Kanter menjelaskan, akan mencoba mengklarifikasi bocornya 1,2 mega watt dari lima mega watt yang dijanjikan PT Inco, untuk suplai listrik di kawasan tersebut. Nico menambahkan, telah melakukan semua prosedur terkait dengan pembagian listrik.
Sementara itu, Bupati Luwu Timur Andi Hatta Marakarma menilai untuk penetepan harga serta pembagian pasca beroperasinya PLTA. Ia berharap perlu adnaya perbedaan dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Untuk itu, ia berencana menggelar dialog dengan PLN dan PT Inco.(****)



