Dua Patok Batas Negara di Desa Sebungak Hilang
Metrotvnews.com, Sambas: TNI dan warga Dusun Aping, Kecamatan Sajingan Besar di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, tak menemukan patok batas negara yang dibuat pemerintah. Warga menduga hilangnya patok tapal batas tersebut sengaja dilakukan Malaysia guna memperluas kebun sawit.
Warga bersama TNI dan Laskar Melayu Malaysia yang melakukan patroli rutin di wilayah perbatasan Desa Sebungak, Kecamatan Sajingan Besar, menyatakan dua patok hilang dari titik koordinat. Menurut warga, sekitar tiga bulan lalu, dua patok yang berada di Dusun Aping, Kecamatan Sajingan Besar, masih berdiri kokoh. Bahkan, di samping patok telah ditancapkan bendera Merah Putih. Kini patok bersama bendera Merah Putih telah hilang.
Bahkan, di salah satu lokasi terlihat patok batas negara hanya berjarak satu jengkal dari parit pembatas yang dibuat Malaysia. Sementara satu patok lainnya, Patok D-349 ditemukan telah rusak.
Warga meyakini hilangnya dua patok tapal batas di dusun mereka akibat aktivitas eskavator milik perkebunan sawit Malaysia, yang membuat parit pembatas, yang berjarak 500 meter di wilayah Indonesia.(DSY)




wahhhh,,,,, keterlaluan,kenapa mereka cari masalah sama kita ga bisa dibiarkan
Cuape deh....