Salah Paham, Warga Adukan Wartawan ke Polisi
Metrotvnews.com, Aceh Timur: Ratusan warga Desa Teupin Breuh, Simpang Ulim, Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam, mendatangi Polsek Simpang Ulim, Sabtu (29/10) malam. Mereka datang karena kesal dengan ulah wartawan.
Suasana Mapolsek Simpang Ulim yang tadinya tenang, berubah tegang. Warga datang untuk mengadukan tindakan Zul bahri, sang wartawan media cetak. Menurut warga, Zul telah melanggar hukum adat dan menebar fitnah.
Tudingan itu ditampik Zul. Dia akhirnya beradu argumen dengan warga yang menudingnya. Adu argumen tersebut membuat situasi menjadi panas. Akibatnya, polisi menyigakan puluhan personel, untuk mengantisipasi keributan. Beruntung, keduanya bisa berunding dan akhirnya kembali pulang ke tempat masing-masing.
Sebelumnya, ketengangan tersebut dipicu kekesalan warga terhadap Zul. Zul dituduh memfitnah kepala desa mereka. Padahal, Zul datang ke desa tersebut untuk mengonfirmasi kabar yang menyebut seorang mahasiswi dilecehkan kepala desa. Namun, bukan jawaban yang didapat Zul. Ia malah dituduh memfitnah. Akibatnya, kesalahpahaman antar keduanya terjadi.(****)




Mang enak!!! Wartawan itu kadang klu mmburau berita berlebihan, klu ada gadis yg dipekosa pling cepet, pertanyaannya juga srg ngelantur. Udh tau dipekosa, msh nanya "waktu itu dipegang mananya aja mba" iya, kadang-kadang demikian. tapi ini prosesnya, anak kuliahan yang sedang PKM nyaris di hembat, pers sebagai kontrol sosial haruskah berdiam diri? thank....
Mang enak!!! Wartawan itu kadang klu mmburau berita berlebihan, klu ada gadis yg dipekosa pling cepet, pertanyaannya juga srg ngelantur. Udh tau dipekosa, msh nanya "waktu itu dipegang mananya aja mba"