Seorang Nelayan Indonesia yang Ditangkap Malaysia Meninggal
Metrotvnews.com, Deli Serdang: Seorang nelayan tradisional Desa Paluh Sibaji, Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, yang ditangkap Polisi Diraja Malaysia tiga bulan lalu, meninggal dunia di sel tahanan kota Perak, Malaysia, Ahad (13/11).
Diduga, nelayan bernama Ahmad Zailani itu meninggal akibat perlakuan kurang wajar dalam sel. Sementara nasib 13 nelayan lainnya pun semakin tidak menentu.
Sejak Agustus lalu, ke-14 nelayan beserta tiga kapal mereka ditangkap Polisi Diraja Malaysia saat mencari ikan di perairan Selat Malaka, dekat Pulau Berhala.
Menurut informasi dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Deli Serdang, Polisi Malaysia menangkap 14 nelayan tersebut karena dituduh telah melewati tapal batas wilayah perairan Malaysia.
Warga nelayan pun kini hanya bisa berharap Pemerintah segera membebaskan 13 nelayan lainnya. Mereka khawatir 13 nelayan tersebut bakal bernasib sama seperti Zailani. (*)




Go To HELL all INDONS!!! Go call all your countrymen & women to get out from Malaysia!! Bajingan lu orang2 indon!!! Jangan pijak tanahair kami Malaysia!!!
Seharusnya kalian perlu periksa dahulu kebenaran laporan dari akhbar. Gi mana kalau yang dilaporkan itu salah? atau berniat jahat?
knapa sih setiap ada msalah ma malaysia pemerintah kita slalu diam.. pa mmang kwalitas militer indaonesia dbawah malaysia.. pa mmang SBY tdak punya nyali ma malaysia .. tegas dong siapa pun yg memimpin bangsa ini skarang.. pa kmu tuli dan buta msalah orang kmu tolongi ..bisul tumbuh d ujung hidung kamu tidak kau lihat.. pa nyawa kmi para nelayan kau anggap nyawa ayam .stidak nya kmi bagian dari negara ini kan.
tlong kpada pemerntah ..di perhatikan nasib nelayan kita jangan cuma di situ lgi hot media massa. di situ baru bertindak???
ok! kalau itu cara malaysia ingin perang dengan indonesia kita akan usir seporter malaysia pada pertandingan sepakbola sea game.dan saya sangat memohon pd pa sby mendingan mundur dari pada terusterusan jdi penghianat,membela malaysia dari pada negaraya sendiri nkri