Timnas Senior Bertekad Raih Poin dari Iran

Headline News / Bola - / Senin, 14 November 2011 23:35 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Timnas senior Indonesia bertekad meraih poin dalam laga lanjutan Kualifikasi Pra-Piala Dunia 2014 kontra Iran yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/11) malam.

Hal tersebut diucapkan Asisten Pelatih Liestiadi di sela-sela latihan tim di bawah instruksi Pelatih Wim Rijsbergen, Senin (14/11) sore.

Menurutnya, meski peluang untuk lolos ke babak kualifikasi Piala Dunia 2014 sudah pupus, timnas tetap bertekad akan meladeni permainan Iran dan berupaya untuk tidak mengecewakan warga Indonesia.

Selain itu, Liestiadi juga masih menunggu proses yang dilakukan PSSI terkait status dua pemain naturalisasi asal Nigeria, Greg Nwokolo dan Viktor Igbonefo. Menurutnya, kedua pemain tersebut tidak akan dimainkan terlebih dahulu karena proses pengecekan data masih berlangsung.

Sementara itu, pelatih Iran, Carlos Querroz mengaku bahwa laga melawan Indonesia tidaklah mudah. Apalagi bermain di depan pendukung fanatik Indonesia. Mantan Pelatih Portugal itu mengaku salut dengan antusiasme suporter Indonesia yang dinilainya dapat mengintimidasi anak asuhnya.

Hingga kini, Iran masih memimpin klasemen grup. Carlos juga  bertekad untuk merebut poin penuh dari Indonesia untuk memastikan tiket lolos ke babak selanjutnya. (*)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *