BPS: Kenaikan Harga Cegah Deflasi

Market Review / Ekonomi - / Selasa, 29 November 2011 09:20 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan kecil kemungkinan terjadi deflasi pada November ini. Pasalnya, ada sejumlah kenaikan terhadap beberapa komoditas yang memiliki kontribusi besar terhadap angka inflasi. Hal itu diungkapkna Deputi Bidang Statistik, Jasa, dan Distribusi BPS, Djamal di Jakarta, Senin (28/11).

Salah satu komoditas yang naik seperti yang dialami beras. Namun, kenaikan harga beras tidak akan terlalu tinggi. Sebab, pemerintah telah mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand. Selain kenaikan harga komoditas, inflasi pada akhir tahun bisa dipengaruhi lambatnya penyerapan anggaran APBN.

Djamal memperkirakan, inflasi pada Desember mendatang diperkirakan akan lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Hal itu dipengaruhi adanya perayaan Natal dan liburan Tahun Baru.

Sebelumnya, Oktober lalu terjadi deflasi sebesar 0,12 persen. Angka tersebut muncul karena penurunan komoditas emas sebesar 0,11 persen.



Bookmark and Share

KOMENTAR [4]

  • Master, Rabu, 30-November-2011

    Inflasi atau deflasi dihitung sebagai rata-rata tertimbang alias terbobot dari sekelompok tertentu (jadi bukan semua) perubahan harga atau indeks harga barang dan jasa. Pembobotan ada yang subjektif (sebagusnya semua objektif), ada masalah akurasi, masalah keterwakilan sampel, dll. Jadi andal dan berkaitan kah inflasi dijadikan salah satu variabel BI Rate? Mungkin saja angka inflasi sebagusnya alias seharusnya alias kenyataan lebih dari sebenarnya (perhitungan BPS), sehingga BI Rate kurang dari seharusnya.

  • Master, Rabu, 30-November-2011

    Inflasi atau deflasi dihitung sebagai rata-rata tertimbang alias terbobot dari sekelompok tertentu (jadi bukan semua) perubahan harga atau indeks harga barang dan jasa. Pembobotan ada yang subjektif (sebagusnya semua objektif), ada masalah akurasi, masalah keterwakilan sampel, dll. Jadi andal dan berkaitan kah inflasi dijadikan salah satu variabel BI Rate? Mungkin saja angka inflasi sebagusnya alias seharusnya alias kenyataan lebih dari sebenarnya (perhitungan BPS), sehingga BI Rate kurang dari seharusnya.

  • Master, Rabu, 30-November-2011

    Inflasi atau deflasi dihitung sebagai rata-rata tertimbang alias terbobot dari sekelompok tertentu (jadi bukan semua) perubahan harga atau indeks harga barang dan jasa. Pembobotan ada yang subjektif (sebagusnya semua objektif), ada masalah akurasi, masalah keterwakilan sampel, dll. Jadi andal dan berkaitan kah inflasi dijadikan salah satu variabel BI Rate? Mungkin saja angka inflasi sebagusnya alias seharusnya alias kenyataan lebih dari sebenarnya (perhitungan BPS), sehingga BI Rate kurang dari seharusnya.

  • MEGAWANI, Selasa, 29-November-2011

    BPS bisa aja bikin alasan untuk memiskinkan rakyat.. mana janji kanpemerintah mengutamakan "wong cilik" NOL BESARRRR

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *