Juanita Arneld, dari Peneliti Menjadi Citizen Journalist
Metrotvnews.com, Jakarta: Juanita Arneld, peneliti museum budaya dan lukis khusus seni budaya Indonesia yang ada di Swiss, yang menjadi citizen journalism, dalam acara Wide Shot edisi Rabu 30 November 2011, mengirimkan video liputannya tentang Topi asal Kalimantan (Borneo).
Lewat wawancara Skype, Juanita mengatakan, video tersebut dibuat karena dirinya bekerja menjadi salah satu peneliti di Museum Budaya Lugano, Swiss, khusus untuk seni dan kebudayaan Indonesia. Pameran topi tersebut, lanjutnya, masuk dalam program seni dan budaya Extra European atau negara di luar Eropa. "Tentu saja, sebagai orang Indonesia, kebudayaan Indonesia yang saya dahulukan," katanya kepada Metro TV.
Bagi orang Swiss, budaya Indonesia itu selain eksotik, mereka juga lebih mengenal Indonesia lebih banyak. "Mereka tahunya Borneo itu Malaysia." Padahal, lanjut Juanita, negara pemilik wilayah terbesar di Pulau Borneo atau Kalimantan itu, yang juga merupakan pulau ketiga terbesar di dunia itu adalah Indonesia.
Juanita mengaku mulai tertarik menjadi citizen journalism sejak 2005. Saat itu Juanita bergabung dengan komunitas Kolom Kita (KoKi) di Swiss. "Saya bercerita tentang budaya Indonesia yang ada di Swiss," ujarnya.
Juanita berfilosofi, sebagai warga negara dirinya tidak hanya menerima. Kalau bisa dirinya akan menyumbangkan pengetahuan, terutama tentang budaya Indonesia. "Tidak ada salahnya menyumbangkan setelah banyak meminta," ujarnya malu-malu.(RIZ)




Bismillah, siang indonesia mau tanya gimana caranya daftar jadi citizen journalism
Salut.