Presiden: Kerjasamalah dengan Negara yang Mau Kembalikan Aset Curian

Metro Siang / Polhukam / Jumat, 9 Desember 2011 14:09 WIB

Metrotvnews.com, Semarang: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pemberantasan korupsi dilakukan secara intensif. Permintaan itu disampaikan Presiden saat pidato sambutan peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia di kompleks Masjid Agung Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/12). Sementara di luar area peringatan Hari Anti-Korupsi, sejumlah elemen mahasiswa menggelar unjuk rasa.

Presiden mengatakan bahwa kondisi keuangan negara saat ini terus membaik. Itu terbukti dengan semakin berkurangnya utang luar negeri Indonesia. Karena itulah, Presiden berharap jangan sampai keuangan negara yang semakin baik itu, kembali anjlok atau berkurang oleh ulah oknum-oknum pejabat yang korup. Dan juga terkait kerja sama dengan negara-negara lain dalam memberantas korupsi. Diharapkan tidak ada saling mendukung untuk menghambat pemberantasan korupsi.

"Kita ingin negara-negara lain mau bekerja sama dalam pengembalian aset negara yang dicuri. Apakah itu berupa uang, apakah dalam bentuk capital lain," jelas Presiden.

Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia dengan tema "Terus Berjuang Berantas Korupsi", itu dihadiri hampir seluruh pejabat daerah di Indonesia, Gubernur Jateng Bibit Waluyo serta beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2, seperti Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin. Tak hanya itu. Seluruh gubernur di Indonesia, dan penggiat anti-korupsi hadir dalam acara ini.

Presiden mengakui bahwa tindak korupsi sangat berdampak pada otonomi daerah. Sebab, tindak korupsi tidak hanya dilakukan pejabat pemerintah pusat, juga dilakukan pejabat-pejabat negara di daerah.

Peringatan Hari Antikorupsi, sesuai dengan permintaan Presiden, tidak diisi dengan acara yang bersifat seremonial namun diisi dengan laporan dari Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin mengenai pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan korupsi selama 2004-2011.

Menurut data yang dilekuarkan Kementerian Hukum dan HAM, polisi merampungkan 452 perkara korupsi dan menyelamatkan lebih dari Rp15 miliar pada tahun 2011. Sedangkan Kejaksaan pada tahun 2011 menyidik 1.406 perkara. Komisi Pemberantasan Korupsi saat ini menuntaskan 169 kasus serta menyelesaikan penyelidikan 417 kasus.(DSY)



Bookmark and Share

KOMENTAR [3]

  • udin, Sabtu, 10-Desember-2011

    saya sebagai muslim mohon maaf kepada penganut agama lain. kami org muslim tdk menghalalkan korupsi. maaf mesjid kami yg biasa kmi pergunakan utk ibadah sekarg sudah dialihfungsikan utk menghalalkan korupsi. maafkan atas keteledoran najir masjidny. buat fpi apakah kalian mengaminkan semua pernyataan sby ini yg nyata2 menghalalkn korupsi.

  • wong cilik, Jumat, 9-Desember-2011

    kalau cuma pidato anak kecil juga pinter mister,,

  • rudiamanda, Jumat, 9-Desember-2011

    tapi kita ingat bahwasanya kita ini berdiri didunianyata. Bukan dalam mimpi. Semenjak kpk ditubuhkan apa yg bisa dia selesaikan sampai sekarang kutu2 kerupsi ini mangkin liat.mcm kes najar dll sampai bila mau selesainya.? Rakyat sudah bosan dan muak mendengar lagu lama kerajaan.? Selagi kpk tunduk dan lemah selagi itulah rakyat tidak pernah percaya dengan kerajaan dll.? Kpk harus tubuh kan angota polisi sendiri untuk mencarik bukti korupsi ini supaya dapat tuntas.kpk takperlu jd topeng monyet kalau mau menjadi hero negara

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *