Kripik Buah Hasil Kreativitas Pemuda Pati
Metrotvnews.com, Pati: Merosotnya harga buah akibat melimpahnya hasil panen mendorong kreativitas pemuda di Desa Kayen Kidul, Pati, Jawa Tengah. Daging buah 'disulap' menjadi produk olahan berupa kue keripik. Hasilnya, selain meningkatkan nilai jual, produk kue hasil kreativitas itu dapat menggugah selera para konsumen yang menyukai kue cemilan kripik.
Beberapa buah yang dapat digunakan sebagai bahan baku kue kripik, antara lain nangka, rambutan, dan salak. Selain mudah didapat di pasar, saat musim buah seperti sekarang harganya sangat murah.
Adalah Budiyono, warga Desa Kayen Kidul, yang memulai usaha kripik buah itu. Merosotnya harga buah mendorong dirinya untuk berinovasi dengan mengolah buah-buahan menjadi produk penganan yang bernilai ekonomi.
Proses pembuatannya cukup sederhana. Awalnya kulit buah dikupas dan dipisahkan bijinya. Lalu daging buah disimpan dalam lemari pendingin selama 3 hari untuk mendapatkan kripik yang renyah.
Setelah melalui proses pendinginan, bahan baku kripik tersebut digoreng dengan suhu tinggi selama hampir 2 jam. Kripik yang sudah masak selanjutnya ditiriskan selama beberapa saat. Untuk mempertahankan rasa renyah dan garing, bungkus untuk kripik harus tebal dan kedap udara. Setelah dilekati label, kripik buah siap diedarkan dan dinikmati para penyuka cemilan.
Menurut Budiono, keuntungan yang diperoleh dari kripik buah cukup menggiurkan. Pada musim panen buah seperti saat ini, keuntungan dapat mencapai 500 persen. Selain melayani pembeli di rumah, Budiono juga mengirim produk andalannya ke pasar swalayan dan pasar-pasar terdekat. Berkat usahanya, kini Budiono dapat mencukupi kehidupan keluarga dan tetangga sekitarnya.(DSY)




di malang udah ada kripik2 buah seperti itu, bahkan sudah produksi sejak lama, macamnya pun lebih banyak