Peru Tetapkan Keadaan Darurat Terkait Mogok Karyawan Bandara

Headline News / Internasional / Sabtu, 24 Desember 2011 04:12 WIB

Metrotvnews.com, Lima: Sekitar 180 karyawan di bagian pengendalian lalu lintas udara di Ibu Kota Peru, Lima, Jumat (23/12), melakukan mogok kerja. Ratusan karyawan tersebut menuntut kenaikan gaji. Rencananya, mogok kerja akan berlangsung selama tiga hari.

Mogok kerja ke-180 orang karyawan pengendali lalu lintas udara itu mulai dilakukan, Kamis waktu setempat, saat di Peru sudah memasuki masa liburan yang padat. Para pengendali lalu lintas udara ini menuntut kenaikan gaji yang sama dengan pilot, yaitu antara US$5.000 hingga US$7.000 per bulan.

Pasalnya, gaji karyawan pengendali lalu lintas udara yang rata-rata memiliki pengalaman kerja selama 30 tahun ini, hanya sebesar US$1.000. Akibat aksi mogok karyawan ini, pemerintah Peru menyatakan, negara dalam keadaan darurat, khususnya pada sistem lalu lintas udara.

Presiden Peru Ollanta Humala sudah menandatangani surat keputusan, yang mengizinkan otoritas bandara langsung menangani keamanan udara. Kabarnya otoritas bandara akan merekrut lebih banyak personel sebagai pengganti karyawan yang mogok kerja.(RIZ)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *