Densus Buru 2 Pelajar yang Diduga Jaringan Bom Cirebon
Metrotvnews.com, Semarang: Detasemen Khusus 88 Antiteror memburu teroris yang diduga terlibat jaringan bom Cirebon dan Solo. Salah satu tempat yang digeledah adalah Panti Asuhan Darul Hadlonah di Semarang, Jawa Tengah.
Salah satu pengasuh panti asuhan, Mustafidz, mengatakan, Kamis (29/12) malam lalu, tiga orang polisi mendatangi Panti Asuhan Darul Hadlonah di Jalan Koptu Suyono RT II RW IV Wonosari, Mangkang, Ngaliyan, Semarang.
Mereka menanyakan dua orang, yakni Winarto dan Nur Fuad, yang saat ini tengah bersekolah di SMK Bina Nusantara di Jalan Kemantren Nomor 5 Mangkang, Semarang. Saat polisi datang kedua pelajar yang dicari tengah pulang kampung ke Brangsong, Kendal dan ke Mangkang Kulon, Semarang.
Polisi, kata Mustafidz, sempat menggeldah lemari kedua pelajar tersebut. Menurut Mustafidz, kedua pelajar itu dicurigai terlibat jaringan Islam radikal yang terkait dengan bom di Cirebon dan Solo.
Saat ditemui Metro TV, Winarto mengatakan, Kamis (29/12) malam lalu, dua polisi mendatanginya rumahnya Mangkang Kulon, Semarang. Kedua polisi menginterogasi Winarto tentang jihad selama setengah jama. Winarto ditanya apakah pernah berhubungan dengan orang-orang berjenggot.
Sebelumnya sempat beredar informasi Densus 88 Antiteror menangkap tiga orang yang diduga akan meledakkan salah satu gereja di Semarang menjelang Natal. (Endang Istanti/DOR)



