Pengamat: Penurunan Angka Kemiskinan, BPS Kesampingkan Fakta Sosial
Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) merilis berbagai angka pertumbuhan ekonomi Indonesia, di antaranya angka kemiskinan yang dicatat turun hingga 0,13 juta orang. Laporan BPS itu seolah memantapkan sederet prestasi pemerintah, namun diragukan oleh sejumlah pihak, dan BPS dianggap menyampingkan fakta sosial sebenarnya.
Dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (2/1), BPS menyebutkan angka inflasi periode Januari hingga Desember 2011 sebanyak 3,79 persen. BPS juga memaparkan data perkembangan ekspor Indonesia maju pesat naik 32,04 persen dengan total 186,11 miliar dolar Amerika.
Angka impor Indonesia tidak kalah meningkat. Sepanjang tahun 2011 naik sebanyak 31,38 persen dengan total 160,96 miliar dolar Amerika. BPS juga tidak ragu mengeluarkan data angka kemiskinan yang menurun sebanyak 0,13 juta orang selama kurun waktu Maret hingga September 2011.
Laporan BPS semakin memantapkan sederet prestasi pemerintah sepanjang tahun 2011. Namun fakta itu tidak begitu saja membuat masyarakat yakin. Sejumlah pihak bahkan menuding BPS sengaja mengesampingkan fakta sosial sebenarnya.
Pengamat ekonomi Hendri Saparini juga menyatakan data BPS tidak memotret kehidupan rakyat, dan hanya melihat dari sudut pandang ekonomi.
Berulang kali BPS mengeluarkan data statistik terkait prestasi ekonomi pemerintah, namun rakyat tidak sepenuhnya percaya. BPS yang notabene dibiayai negara, dinilai menjadi alat pemerintah memperbaiki citra bangsa, bukan menjadi lembaga riset swasta.(DSY)




indonesia itu... yg kaya mkin kaya... yg miskin mkin miskin
bener2 ini negara gila,sementara rakyat miskin minta keadilan dan kesejahteraan sampe jatuh korban meninggal,krn tuntutannya tdk ditanggapi DPR/DPRD,eeeehh mrk malah ber nyaman2 sampe beol aja hrs belanja toilet 2 M,mrk yg dulu nyembah ma rkyt spy dipilih menjadi wkl rkyt,skrg rkyt yg hrs nyembah DPR bukan melayani,punya wkl hrsnya melayani rkyt,ini malah ngurus diri sendiri,terkutuklah kau anggota dewan,biarlah harta yg kau nikmati menjadi nanah dan bala .
@mbah munir: yang menyatakan data BPS bohong, tunjukkan data yang menurut anda benar.
Kemiskinan masih banyak nd rakyat kekurangan gizi masih banyak., BPS laporan hanya boong hanya angka saja, klw turun 0,13% dari 100% kpn rakyat akan sehat. Pemerintah pusat nd Daerah tdk pro rakyat
Standar alias kriteria sebagai orang miskin adalah mungkin terlalu rendah. Ditetapkan terlalu rendah mungkin untuk menyembunyikan kebohongan juga kejahatan pemerintah.