SBY Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Pertama di Tahun 2012
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin sidang kabinet paripurna membahas ketahanan energi nasional di Istana Negara Jakarta, Selasa (3/1) siang ini. Reporter Metro TV Kinanti Pahlevy melaporkan, sidang yang diikuti seluruh menteri kabinet Indonesia Bersatu jilid II dan pejabat setingkat menteri ini mengagendakan pembahasan kebijakan energi nasional, realisasi APBN tahun 2012, dan membahas kondisi ekonomi nasional kwarta IV yang akan dilakukan Kepala BPPS. Tahun lalu, Indonesia berhasil meraih nilai inflasi terkecil yaitu 2,78 persen, dan menghasilkan nilai ekspor sebesar US$200 miliar.
Dalam kesempatan itu, dibahas kebijakan energi nasional untuk jangka panjang, menengah, dan pendek. Pemerintah juga mengharapkan ada penghematan energi, karena 15 tahun ke depan sumber energi menjadi terbatas, sementara kebutuhan energi semakin besar. Pemerintah juga akan memprioritaskan kebutuhan energi dalam negeri dibanding luar negeri. Pemerintah juga akan terus melakukan konversi BBM ke bahan bakar gas, sehingga bisa menghindari subsidi BBM.
Pada pidatonya, Presiden SBY mengatakan, "Opsi yang kita pilih untuk mengurangi subsidi, berkaitan dengan subsidi BBM dan listrik. Kita cegah pemborosan dengan demikian besaran subsidi akan berkurang. Subsidi betul-betul tepat sasaran dan proporsional dibanding keseluruhan besaran APBN kita."
Ke depan, pemerintah juga akan memperbaiki manajemen kabinet. Presiden SBY memerintahkan menteri terkait menggelar jumpa pers usai melakukan rapat kabinet setiap Kamis dan rapat terbatas setiap Rabu.(RIZ)



