Israel Sebut Peretas Sebanding Teroris
Metrotvnew.com, Tel Aviv: Pemerintah Israel menyatakan, Sabtu (7/1), bahwa serangan seorang peretas dalam penggunaan kartu kredit ribuan warganya sebanding dengan aksi terorisme. Pemerintah Israel bersumpah berjanji akan memberantas sang peretas.
Deputi Menteri Luar Negeri Israel Danny Ayalon mengatakan Israel akan mempertimbangkan serangan yang dinilai seperti tindakan terorisme dan akan bertindak keras bagi peretas yang merusak secara kedaulatan Israel secara online.
Pencurian data yang mencuat di situs web komersial kali ini merupakan salah satu peristiwa terburuk di Israel. Meski demikian, kerusakan keuangan dilaporkan minimal.
Seorang peretas yang berbasis di Saudi Oxomar tiga hari lalu mengungkapkan telah membocorkan informasi pribadi lebih dari 400 ribu warga Israel. Data ini dibantah oleh pejabat perusahaan kartu kredit yang membenarkan sekitar 25 ribu orang menjadi korban. Sang peretas terlacak berusia 19 tahun berasal dari Uni Emirat Arab yang telah belajar dan bekerja di Meksiko. (*)



