Tokoh Lintas Agama Datang ke KPK
Metrotvnews.com, Jakarta: Para tokoh lintas agama mendatangi Gedung Komisi Pembertasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (11/1). Dalam kunjungannya, para tokoh menyatakan dukungan penuh kepada KPK untuk menghentikan segala tindakan pembohongan publik.
Para tokoh lintas agama yang hadir di antaranya yaitu Salahuddin Wahid, Daniel Situmorang, Andreas Yewangoe, Frans Magnis Suseno, dan Benny Susetyo.
Dalam konferensi pers di Gedung KPK, para tokoh agama menilai bahwa pemerintah sudah tidak bisa lagi dipercaya sehingga menggambarkan negeri ini seperti negeri auto-pilot.
Para tokoh lintas agama juga mengingatkan KPK agar berani bergerak secara segera dan efektif dalam menuntaskan kasus-kasus yang merugikan bangsa. Seperti kasus BLBI, kasus Century, kasus Wisma Atlet, kasus Hambalang, kasus Banggar, kasus rekening dan ransfer bermasalah polisi dan pejabat negara.
Mereka juga meminta KPK untuk terus mendalami dugaan persekongkolan penguasa, pengusaha, dan aparatus negara dalam kasus perampasan hak rakyat di bidang agraria. (Wtr3)




terlalu bahaya sekali kalau di KPK sudah tidak bisa dipercaya lagi! , kemana lagi RAKYAT MINTA, MENCARI KEADILAN bagi para pejabat2 yg mengambil uang rakyat/negara. .Abraham. .. anda jangan takut oleh siapapun, tegakkan terus keadilan di negeri ini Tuhan pasti beserta anda, jangan seperti wakil2 anda itu. mereka hanya mau cari enak, selamatnya saja. tpi yakin lah mereka TIDAK AKAN LUPUT OLEH PENGADILAN OLEH TUHAN YME. AMINN.
terlalu bahaya sekali kalau di KPK sudah tidak bisa dipercaya lagi! , kemana lagi RAKYAT MINTA, MENCARI KEADILAN bagi para pejabat2 yg mengambil uang rakyat/negara. .Abraham. .. anda jangan takut oleh siapapun, tegakkan terus keadilan di negeri ini Tuhan pasti beserta anda, jangan seperti wakil2 anda itu. mereka hanya mau cari enak, selamatnya saja. tpi yakin lah mereka TIDAK AKAN LUPUT OLEH PENGADILAN OLEH TUHAN YME. AMINN.
duh masih aja percaya ama kpk. masak fakta persidangan tdk ditindak lanjuti. org2 kpk kelihatan sangar2 tapi pengecutny masya allah. biasalah namany juga kumpulan pengangguran.
kalo tokoh agama sudah tidak didengar, artinya bolot!