Presiden Instruksikan Penambahan Anggaran dan Anggota Polri
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengintsruksikan menambah anggaran untuk Polri tahun ini minimal Rp8 triliun. Anggaran Polri perlu ditingkatkan mengingat banyaknya dana yang harus dikeluarkan Polri untuk mengamankan wilayah terutama yang kini dilanda konflik dan menjelang banyakanya pemilihan umum kepala daerah.
Instruksi itu terungkap dalam pidato Presiden SBY saat membuka rapat kerja pimpinan Polri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (17/1). Selain unsur pimpinan Polri, hadir dalam acara itu sejumlah anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2, di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, dan Menteri Keuangan Agus Martowardojo.
Reporter Metro TV Lori Singer di Mabes Polri, dalam laporannya, Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo menyebutkan untuk tahun 2012 saja, Polri setidaknya membutuhkan dana sekitar Rp48,8 triliun. Untuk tahun 2013 dibutuhkan Rp52 triliun dan tahun 2014 sebesar Rp57,9 triliun. Sedang alokasi anggaran Polri di APBN 2012 hanya Rp34,4 triliun.
Pemaparan Kapolri itu rupanya dipahami oleh Presiden SBY. Dalam sambutannya, Presiden pun langsung menginstruksikan Kementerian Keuangan untuk menambah anggaran Polri di tahun 2012 minimal Rp8 triliun. Tak hanya itu. Untuk moratorium pegawai negeri sipil yang diberlakukan di seluruh instansi, diberikan pengecualian untuk Polri. Presiden menyetujui adanya penambahan personel kepolisian. Namun Presiden tidak merinci jumlah penambahan personel yang disetujui. Sedang, Kapolri mengatakan Polri setidaknya perlu menambah 10 ribu personel.
Soal anggaran, Presiden memerintahkan Kemenkeu untuk meningkatkan alokasi dana untuk Polri tahun 2012 minimal Rp8 triliun. Namun penambahan itu baru akan dilaksanakan pada APBN Perubahan 2012 mendatang.(DSY)




setuju,terus bekerja pak polisi terus semangat untuk kejayaan bangsa dan negara....
kapan penerimaan brigadir polri gel 2 katanya minta tambah anggaran dan personel... ?????
terus ae digelontor duit polisi2 ben dadi grandong sisan,para anggota TNI jangan berkecil hati suatu saat polisi akan di bawah kaki kalian ,presiden SBY kalo masih seperti ini niscaya kamu hancur di tangan rakyat ,terkutuk lah pemimpin2 dzalim
Hantam saja mumpung masih ada kesempatan!
dari dulu nuntut terus.kerja nggak bener.parahnya presiden nggak tau kalau dibohongi,krn memang bkn org lapangan.padahal rakyat tau, krn ngalami,melihat sendiri.narkoba, usaha ilegal nggak habis2 krn yg besar dipelihara, yg kecil ditangkapi.kesejahteraan jauh dibanding TNI dgn strata yg sama,peralatan, mana ada polisi didunia yg punya pasukan puluhan batalyon,dgn senpan serbu, senapan mmesin,bazoka,panser, kapal patroli besar yg bisa menjangkau ratusan mil, bahkan brimob ada wacana minta pesawat hercules yg sama dgn TNI AU.padahal menangkap teroris nggak pernah ada saling baku tembak.senjata yg ditemukan cuma rekayasa polisi sendiri.brimob yg sperti infantri AD utk mbunuh rakyat atau mau perang dgn TNI.makanya org malaysia bilang Indon akan hancur krn brimob perang dgn TNI.kasihan negaraku..hancur..negara auto pilot betul...