Tabloid Prioritas Diluncurkan

Headline News / Sosbud / Kamis, 19 Januari 2012 23:00 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah dibredel selama hampir 30 tahun, tabloid Prioritas kembali hadir menyapa para pembaca. Peluncuran tabloid Prioritas dilakukan Pemimpin Media Group, Surya Paloh, di Grand Studio Metro TV, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (19/1).

Peluncuran tabloid tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh politik. Dalam sambutannya, Surya Paloh menyampaikan bahwa Prioritas akan menjadi media dengan perspektif baru. Prioritas hadir untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman yang dihadapi negeri ini.

Surya paloh menambahkan Prioritas juga datang dengan mengusung semangat memperbaiki, mencerahkan, dan memulihkan kondisi bangsa. Tabloid Prioritas memuat berita-berita kritis tentang masalah bangsa.

Tabloid dengan 48 halaman hadir untuk masyarakat luas di Indonesia setiap Senin. Dengan harga Rp2.000, masyarakat Indonesia sudah mendapatkan berita politik, ekonomi, kesehatan, perjalanan, budaya, iptek, internasional dan olahraga.

Sementara menurut Pemimpin Umum Prioritas Zulfan Lindan, masyarakat membutuhkan media kritis dan transparan menyuguhkan gagasan perubahan Indonesia. Kelahiran tabloid Prioritas dilatarbelakangi oleh semangat dan kesadaran itu.

"Berita dan informasi diulas secara kritis, analitis, cerdas dan elegan demi keadilan rakyat Indonesia," terang Zulfan. (Wtr3)



Bookmark and Share

KOMENTAR [0]

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *