Rasa Buah Impor Masih Kalah dari Buah Lokal
Metrotvnews.com, Jakarta: Berbagai jenis buah-buahan impor kini semakin membanjiri pasar di Tanah Air. Padahal, meski buah impor lebih mahal dari buah lokal, soal rasa kalah dari buah lokal.
Serbuan buah impor itu sebagai dampak dari kerja sama pasar bebas yang merugikan Indonesia. Buah impor kini makin membanjiri pasar lokal, terutama pasar-pasar modern di kota-kota besar. Para pedagang-pun senang menjual buah impor karena pasokannya lebih lancar dibanding pasokan buah lokal yang selalu terkendala dengan musim. Umumnya buah impor yang mendominasi pasar buah adalah jeruk, apel, anggur, ceri, dan kiwi yang berasal dari China, Amerika Serikat, Australia, dan Italia.
Buah impor banyak diminati meski harganya relatif lebih mahal dari buah lokal. Perbedaan harga lokal dan impor berkisar antara Rp5.000 sampai Rp10 ribu per-kilogram untuk setiap jenis buah. Selain karena faktor biaya impor, juga terkadang jaminan rasa dan kemasan lebih menarik dari buah lokal.
Namun harga mahal bukan jaminan rasa lebih baik. Buah lokal diakui sejumlah warga jauh lebih segar dan padat gizi dibandingkan buah impor. Masyarakat pun kini juga lebih cerdas memilih buah, dengan mengutamakan kualitas dan selera rasa.(DSY)




kayaknya tiru dululah apa2 dari luar itu misalnya soal kemasan
Biasanya harga buah impor di bawah harga buah lokal, tapi rasa buah lokal memang lebih sedap dan lebih kuat daripada buah impor. Buah dikonsumsi untuk melengkapi gizi makanan pokok sehingga kandungan gizi adalah yang utama. Sebagusnya dipublikasikan hasil kajian kandungan gizi dan bahan kimia berbahaya dari buah lokal dan buah impor sehingga konsumen jernih menilai sehingga persaingan usaha menjadi sehat.