Saham BlackBerry Merosot 8,5 Persen
Metrotvnews.com, Jakarta: Saham Research in Motion (RIM) Limited, produsen telepon seluler BlackBerry, merosot 8,5 persen menjadi 15,56 dolar Amerika per-lembar, Selasa (24/1). Penurunan itu terjadi setelah sehari sebelumnya Thorsten Heins ditunjuk menjadi CEO baru menggantikan Mike Lazaridis.
Manajemen pabrikan ponsel asal Kanada itu sedang berada di persimpangan setelah harga saham mereka merosot 90 persen atau terendah dalam 8 tahun terakhir. Keberadaan RIM tergencet produk Apple, Iphone pada 2007 dan semakin melemah ketika Ipad diluncurkan. Produk tablet RIM, playbook, tidak mampu menyaingi Ipad, sehingga penjualannya lambat.
Pergantian CEO RIM itu telah menekan harga saham hingga 75 persen sejak akhir tahun lalu. Para investor meragukan perubahan manajemen dapat memperbaiki kinerja RIM.
Manajemen harus membuat keputusan besar untuk tetap menjalankan strategi perusahaan seperti saat ini, atau merangkul para rekanan untuk mendongkrak kinerja RIM. Misalnya menggandeng Amazon atau Samsung, seperti yang dilakukan Nokia dengan merangkul Microsoft.
Keputusan CEO baru RIM, Thorsten Heins untuk jalan sendiri dan fokus pada strategi perusahaan selama ini, harus didukung dengan ahli pemasaran. Atau RIM harus menjual lisensi software-nya, meski langkah itu dinilai tidak fokus pada inti bisnisnya.(DSY)



