Sumut Kekurangan Dokter Spesialis Jantung
Metrotvnews.com, Medan: Sumatra Utara menjadi daerah pusat pengobatan jantung nasional. Tapi, provinsi itu malah kekurangan tenaga dokter spesialis jantung.
Tenaga dokter spesialis jantung di Sumut baru terpenuhi 30 persen dari total kebutuhan. Peralatan untuk menangani penyakit tersebut, baik di pusat maupun daerah, juga masih minim. Sehingga, pelayanan dan penanganan penyakit jantung tidak maksimal.
Kepala Departemen Kardiologi mengatakan Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan, Profesor Afif, mengatakan jumlah dokter spesialis jantung harus sesuai dengan kebutuhan. Upaya itu untuk mencegah dan mengobati penyakit mematikan itu.
Pemerintah, tuturnya, menargetkan upaya itu bisa dilakukan sepenuhnya pada 2020. Tapi sebaliknya, jumlah pasien penyakit jantung semakin banyak.(RRN)




saabrek apapun dokter jantung d indonesia gak bakal cukup,seluruh rakyat indonesia pada jantungan akibat punya pemimpin yg semua penyakit.
saabrek apapun dokter jantung d indonesia gak bakal cukup,seluruh rakyat indonesia pada jantungan akibat punya pemimpin yg semua penyakit.