Warga Dayak Masih Blokade Jalan ke PT Adaro
Metrotvnews.com, Tabalong: Ratusan warga suku dayak terus melanjutkan aksi blokade jalan menuju tambang PT Adaro di Desa Kambang Kuning, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (31/1).
Akibatnya, armada angkutan batubara milik PT Adaro tidak dapat beroperasi. Meski berjalan damai aksi yang telah berlangsung sejak tiga hari lalu dijaga ketat puluhan aparat kepolisian.
Aksi ini dilakukan terkait dengan gagalnya kesepakatan antara warga dengan pihak PT Adaro pada pertemuan yang dimediasi oleh Bupati Tagalong, Senin (30/1).
Pasalnya, pihak PT Adaro hanya bersedia membangun tempat ibadah dan sejumlah sarana desa. Namun warga suku dayak tetap bersikukuh agar pihak Adaro membayar ganti rugi sebesar Rp55 miliar atas pengambilan tanah adat seluas 700 hektare.
Warga mengancam akan terus bertahan dan memblokade jalan di areal tambang PT Adaro sampai perusahaan tersebut memenuhi tuntutan mereka. (Wrt3)



