Kapolda Sumut Jenguk Warga Tertembak Brimob
Metrotvnews.com, Padang Lawas: Kepala Kepolisian Daerah Sumatra Utara Irjen Pol Wisnu Amat Satro membesuk lima warga yang tertembak brimob, saat terjadi penyerangan warga terhadap pekerja dan security PT Mazuma Agro Indonesia di kawasan Sosa, Padang Lawas, Sumatra Utara.
Kapolda langsung menuju ke ruang rawat inap lima warga yang tertembak. Ia meminta maaf atas kejadian ini, namun ia meminta masyarakat memakluminya karena keempat anggota brimob yang melakukan penembakan, semata untuk menyelamatkan security PT MAI yang dikepung dan dibacok, dan dalam upaya menyelamatkan diri merka dari penyerangan warga yang sudah emosi.
Kapolda juga berdialog dengan warga. Warga mengaku mereka datang ke lokasi sekitar dua tahun lalu, setelah membeli tanah untuk perkebunan di Desa Sungai Korang, Kecamatan Sosa, kepada seseorang dengan harga 4 hingga 6 juta rupiah per hektare. Lahan ini sebelumnya masih hutan belantara, dan dibersihkan warga untuk dijadikan lahan perkebunan sawit.
Warga marah karena tiba-tiba pihak PT MAI datang membawa alat berat dan pekerja, berikut security. Warga menduga karyawan PT MAI datang untuk membabat lahan mereka. Karena sebelumnya memang sudah ada pertikaian, dan PT MAI yang membuka lahan sawit mengaku areal tersebut milik mereka.
Usai berdialog dengan warga, Kapolda memberikan sumbangan dan menyatakan akan menanggung semua biaya pengobatan warga, hingga keluar rumah sakit nanti.(DNI)




taukah anda sebelum mengambil tindakan, pasti sdh terpikir ada efek dr tindakan itu... pola tindakan turut prihatin, ikut belasungkawa, menjenguk dn memberi bantuan adalah
tdk terlalu elok lg dlm jaman skrg ini