Cap Go Meh 2012 Singkawang Siapkan Naga Terpanjang
Metrotvnews.com, Singkawang: Kota Singkawang di Kalimantan Barat dikenal dengan populasi etnis Tionghoa terbanyak di Indonesia. Tidak heran semarak gegap gempita menyambut Tahun Baru Imlek 2563 dan Cap Go Meh 2012 di Kota Singkawang selalu menjadi daya tarik bagi mereka yang tinggal di kota lain di Indonesia maupun di mancanegara.
Hongkong van Borneo. Itulah sebutan bagi Kota Singkawang, salah satu kota di Kalbar. Kota yang dihuni mayoritas etnis Tionghoa itu begitu semarak menyambut datangnya Imlek dan Cap Go Meh. Memasuki tahun Naga Air ini, seluruh sudut kota, mulai dari jalan, permukiman, pasar, pertokoan hingga tempat peribadatan, sudah dihiasi ornamen-ornamen khas Imlek.
Untuk tahun ini, panitia Imlek dan Cap Go Meh membangun replika naga sepanjang 138 meter yang ditargetkan meraih rekor MuRI dan miniatur tembok China sepanjang 220 meter yang mengelilingi Taman Mei Hwa.
Replika naga khusus dibuat untuk menyambut datangnya Tahun Naga Air. Seluruh badan naga dipenuhi lampion dan akan terus menyala sepanjang malam. Sebelumnya rekor naga terpanjang ada di Yogyakarta sepanjang 130 meter dan meraih rekor MuRI.
Untuk mencetak rekor baru, Kota Singkawang pun menambah ukuran panjang naga dan mengambil angka 8 yang dianggap sebagai angka keberuntungan. Naga ini memenuhi setengah lapangan hijau di Stadion Kridasana yang tentunya menarik perhatian.
Sementara miniatur tembok China sengaja dibuat untuk memberikan suasana khas China bagi masyarakat Singkawang. Dipenuhi bunga Mei Hwa, bunga nasional negara China, Rumah Kuno China di sisi kanan belakang taman, tempat peristirahatan segi delapan khas negeri Tionghoa, Kolam Ikan di bawah jembatan kecil, dan 3 naga di tengah taman sebagai simbol lahirnya tahun Naga Air. Seluruh jalan setapak pun dipenuhi lampion yang menerangi Taman Mei Hwa.
Taman Rekreasi Spesial Imlek dan Cap Go Meh itu dibuka untuk umum sejak tanggal 23 Januari, tepat saat pergantian tahun baru hingga 8 Februari mendatang seusai Festival Cap Go Meh 2012. Tentunya hal itu menambah daya tarik Kota Singkawang yang menjadi tujuan wisata masyarakat Indonesia dan mancanegara untuk menikmati Imlek.(DSY)



