Pendukung Bupati Pesawaran dan Massa PDI-P Nyaris Bentrok
Metrotvnews.com, Lampung: Unjuk rasa ribuan kader dan simpatisan PDI-Perjuangan di Lampung nyaris bentrok dengan massa pendukung Bupati Pesawaran, Lampung, Rabu (8/2). Bahkan sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan menggunakan senjata tajam dan bambu runcing.
Ratusan pendukung Bupati Pesawaran yang mempersenjatai diri dengan senjata tajam seperti pedang, clurit, dan bambu runcing, menghadang pergerakan massa dan simpatisan PDI-P yang akan melakukan aksi terhadap Bupati Pesawaran, Aris Sandi Darmasaputera di kantornya.
Dua kubu saling berhadapan dalam jarak sekitar 50 meter. Ratusan aparat polisi dan brimob yang mengawal aksi ini kewalahan karena kalah jumlah. Pendukung bupati bahkan sempat lolos dari hadangan polisi dan mengejar massa PDI-P dengan senjata tajam.
Sekitar 1.500 simpatisan PDI-P dari Kabupaten Pringsewu, Tanggamus, dan Lampung Barat ini terpaksa melarikan diri untuk menghindari terjadinya bentrokan.
Unjuk rasa massa PDI-P bertujuan untuk menuntut Bupati Pesawaran untuk minta maaf karena telah menghina Gubernur Lampung, Sjahroedin ZP, yang juga Ketua Dewan Pengurus Daerah PDI-P Lampung.
Aries dalam pernyataannya mengatakan, Sjachroedin tidak becus memimpin Lampung. Aries juga menghimbau agar warga Pesawaran tidak memilih PDI-P pada pemilihan umum mendatang.
Sejumlah kelompok yang menamakan diri Forum Masyarakat Penggagas Pesawaran, telah melaporkan Aries Sandi ke Polda Lampung, karena dinilai telah menyebarkan kebencian terhadap PDI-P.(DNI)



