Ratusan Gunu Honorer Bekasi Pertanyakan Status

Top 9 News / Nasional / Rabu, 8 Februari 2012 21:18 WIB

Metrotvnews.com, Bekasi: Ratusan guru honorer dari Bekasi, Jawa Barat, mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Nasional, Rabu (8/2). Mereka menuntut pihak BKN memberi kejelasan akan status para guru honorer yang sekian lama terkatung-katung.

Aksi unjuk rasa ini berubah ricuh saat mereka mencoba menerobos pintu gerbang Kantor BKN di Jalan Letjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur.

Aksi ini dipicu oleh status pengangkatan kepegawaian para guru honorer, yang hingga kini belum juga mendapatkan kejelasan. Padahal di antara guru ini ada yang dimintai uang formulir pengangkatan PNS.

Unjuk rasa para guru honorer ini bukan yang pertama terjadi, namun hingga kini persoalan mereka belum juga teratasi.

Karena kesal tak bisa bertemu dengan Kepala BKN mereka pun menutup jalan sehingga menimbulkan kemacetan panjang di ruas Jalan Mayjen Sutoyo dari arah Cililitan menuju Cawang.(DNI)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • Fadli, Kamis, 9-Februari-2012

    Aksi para tenaga honorer ini salah alamat. BKN tidak mempunyai kapasitas dan wewenang mengangkat mereka jadi PNS. Seharusnya mereka mendatangi Kemenpan atau Presiden, karena pengangkatan honorer jadi PNS baru bisa terwujud apabila PP tentang Pengangkatan Honorer sudah ditandatangani Presiden. Jadi desaklah Presiden untuk segera menandatangani PP yg sudah dijanjikan itu.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *