Pelajar Satu Sekolah Beda Kelas Tawuran
Metrotvnews.com, Mojokerto: Puluhan pelajar tingkat SMU terlibat tawuran di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (8/2). Tawuran antarpelajar dari sekolah yang sama ini diduga akbat saling ejek sepulang sekolah.
Tawuran antarpelajar ini terjadi tepat di depan Pondok Pesantren Uluwiyah, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Sejumlah pelajar SMU terlibat baku pukul dan kejar-kejaran, sepulang sekolah.
Meski sempat dilerai sejumlah guru, namun tawuran antarpelajar ini tak terhindarkan. Beberapa kali terjadi aksi saling lempar batu. Tawuran yang melibatkan puluhan pelajar ini terjadi akibat saling ejek antarpelajar berbeda kelas.
Sejumlah anggota polisi berpakaian preman yang tiba di lokasi, langsung mengamankan sejumlah pelajar yang diduga menjadi pemicu tawuran. Akibat tawuran tersebut sejumlah pelajar mengalami luka lebam akibat pukulan dan lemparan batu.(DNI)




Ini merupakan salah satu bukti melemahnya peran pendidikan (baik di sekolah, di rumah maupun di masyarakat) dalam mengedepankan arti penting dari kebersamaan. Peran pendidikan telah terabaikan karena desakan keberhasilan instan pembelajaran. Kalkulasi angka-angka lebih dikedepankan ketimbang pemeranan sikap dan perilaku mendidik dari segenap lapisan masyarakat, mulai dari kaum ekspatriat, birokrat, pun jua masyarakat.