Pembelian Pesawat Kepresidenan Terkesan Dipaksakan
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia akhirnya membeli Boeing 737-800 buatan Amerika Serikat yang akan berfungsi sebagai pesawat kepresidenan. Pembelian pesawat yang menelan dana 91 juta dolar AS atau sekitar Rp900 miliar itu menuai banyak kontra.
Satu di antaranya dari pengamat kedirgantaraan Dudi Sudibyo. Menurutnya, pesawat mewah itu tak mampu mendarat di sejumlah bandara di daerah. Pemerintah pun terkesan memaksakan alasan penghematan uang negara untuk membeli si burung besi tersebut.
"Pesawat itu kecil dibandingkan pesawat lain. Kalau dengan spesifikasi sama, mending pakai CN235 buatan dalam negeri," kata Dudi, Jumat (10/2).
Hal senada pun diungkapkan pengamat kebijakan politik, Agus Pambagio. Ia menyayangkan keputusan tersebut. Lagi pula, katanya, sekretariat negara tak memberi informasi lengkap mengenai biaya pesawat. Beberapa di antaranya seperti perawatan dan biaya operasional, serta gaji awak pesawat.
Ia bahkan menduga anggaran pembelian Bussiness Jet itu digelembungkan. Kemungkinan, katanya, pesawat itu merupakan bonus pembelian 234 unit Boeing sebelumnya.
Boeing 737-800 merupakan pesawat yang mengangkut orang sangat penting atau very very important person (VVIP) di sejumlah negara. Indonesia akan mengoperasikan pesawat pada Agustus 2013.
Pesawat tersebut mampu terbang selama 10 hingga 12 jam nonstop. Pesawat juga mampu mendarat di landasan pendek. Biasanya, pesawat dilengkapi interior mewah seperti peralatan gymnasium dan kursi yang bisa menjadi tempat tidur.(Wtr4)




Semoga PRESIDEN dan wakil2nya + SELURUH anggota DPR+ pejabat yg KORUPSI,,diterima disisiMU..AMIN..
Terserah lu Mao bilang apa Yang penting gua mau naek pesawat khusus buat persiden! Gua ggk Mao diganggu dgn urusan bbm lah,rakyat miskin lah,kelaperan lah,pokonya lu rakyat jangan banyak cingcong! Ini urusan kenegaraan! Ggk salah toh gua sbg pejabat ngerasain
Naek pesawat yg refresentatif, kalo ada yg ggk setuju? Salah elo sih jadi rakyat! Gue sih enak enak aja! Minggir...lu rakyat..!
Teruskan SBY...jangan hiraukan rakyat. Yang penting heppy...tarik mang
biarin ajah kenapa?
Kan presiden, wajarlah punya pesawat buat kunjungan....
klo ada penggelembungan jangan salahin presiden dooong....
Wah, aku nggak ngerti yang gitu-gitu. 900 milyar rupiah untuk menghemat biaya...??? Wah nggak ngerti.