Warga Keturunan di Tangerang Mengamuk
Metrotvnews.com, Tangerang: Ratusan warga keturunan Cina Benteng di Tangerang mengamuk, Jumat (10/2). Warga membakar sebuah gubuk di areal taman pemakaman umum Kelurahan Neglasari, Kota Tangerang, setelah tanah wakaf tersebut diklaim sebagai milik keluarga ahli waris.
Warga keturunan ini langsung mencopot sejumlah patok dan pagar bambu, yang tertancap di atas lahan seluas 8.700 meter persegi. Warga juga mencopot plang penjualan lahan yang dipasang ahli waris, dan membakar sebuah gubuk yang berada di areal lahan.
Kemarahan warga memuncak setelah ahli waris yang mengklaim sebagai pemilik lahan, melakukan pemagaran dan berniat menjual lahan tersebut. Padahal, menurut warga si pemilik lahan yang disebut-sebut bernama Thio Keng Biah, telah mewakafkan lahan tersebut kepada warga Cina Benteng. Lahan itu selama ini digunakan sebagai tempat pemakaman umum bagi warga miskin.
Usai melakukan aksinya warga berbondong-bondong menuju kantor kelurahan setempat, untuk melaporkan penyerobotan lahan tersebut.(DNI)




susah cari kebenaran yg abadi sebab setiap kebenaran selalu di dahului dengan keputusan yg menjengkelkan,,,
Memangnya jaman sekarang masih pantas penyebutan "warga keturunan"? Aneh. Tapi pantas atau tidak, kelakuannya sama saja, keturunan atau pribumi, sama2 liar, main hakim sendiri, main bongkar, main bakar... Dasar orang Indo, otak-nya di dengkul!!