BI Belum Tahu Sumbangan Inflasi dari Pembatasan BBM
Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia optimistis inflasi dalam dua bulan ke depan akan terkendali. Namun BI masih belum mengetahui berapa sumbangan inflasi dengan adanya rencana pembatasan bahan bakar minyak bersubsidi jika April mendatang tetap diterapkan.
Gubernur BI Darmin Nasution hingga saat ini belum dapat memperkirakan berapa besaran inflasi/ yang akan disumbangkan pembatasan BBM bersubsidi. Menurut Darmin, jika pemerintah memilih pembatasan, maka inflasi masih akan berada dalam target inflasi. Namun, jika harga premium dinaikkan, BI pun harus melihat berapa kenaikkan harga yang ditetapkan pemerintah.
Sejauh ini, BI masih optimistis inflasi dalam dua bulan ke depan secara year on year, masih akan berada tepat pada target atau bahkan turun.(RIZ)




BI jangankan bersiap terhadap hal terburuk alias pesimis, berhati-hati alias konservatif pun tidak, e e eh malah nekad alias optimis. Kenaikan inflasi karena pembatasan BBM adalah di bawah kalau BBM dinaikkan. Tapi kalau BBM dibatasi maka banyak upaya pengawasan yang efektif, itu pun tetap ada penyelewengan. Upaya pengawasan ditambah penyelewengan akan membuat APBN defisit sehingga akhirnya kurs Rp anjlok sehingga imported inflation beserta sistemiknya menjadi naik.