Maret BI Keluarkan SBDK untuk Menurunkan Suku Bunga
Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan BI Rate yang telah diturunkan pada level 5,75 persen tidak serta merta bisa menurunkan suku bunga perbankan dengan mudah. Butuh kebijakan tambahan untuk melakukan hal itu.
Kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini, Darmin mengatakan, untuk mendorong penurunan suku bunga kredit perbankan, BI akan mengeluarkan acuan suku bunga dasar kredit (SBDK). Namun itu akan dibahas seusai pembahasan rencana bisnis bank (RBB) nanti. Darmin menargetkan SBDK akan keluar pada Maret mendatang. Darmin belum bisa memastikan berapa kisaran suku bungan kredit yang akan ditetapkan.
Lebih jauh Darmin memaparkan suku bunga kebijakan sebetulnya hanya menjadi referensi. Pada dasarnya, penurunan suku bunga industri perbankan lebih dipengaruhi turunnya suku bunga fasilitas simpanan BI (Fasbi). Fasbi dipatok pada 150 basis poin di bawah BI rate. Artinya, suku bunga Fasbi turun dari 4% menjadi 3,75% dengan turunnya BI rate.
Sebelumnya, Darmin pernah mengatakan akan meletakkan dasar perhitungan SBDK dan premi risiko. Tahun lalu, BI juga memberlakukan kebijakan transparansi SBDK untuk mendorong persaingan antarbank yang diharapkan berujung pada penurunan margin keuntungan.(DSY)



