Izin Trayek Bus Karunia Bakti akan Dicabut
Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perhubungan akan mencabut izin trayek PO Bus Karunia Bakti menyusul kecelakaan yang menewaskan 14 orang di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Jumat kemarin. Sementara itu Menteri Perhubungan EE Mangindaan beserta jajarannya meninjau lokasi kecelakaan di Cisarua
Menurut Direktur Jenderal Hubungan Darat Kemenhub Suroyo, saat meninjau lokasi kejadian, mengatakan sanksi baru akan dijatuhkan pada Senin lusa. Suroyo yang tiba sekitar pukul 14.00 WIB sempat melihat-lihat lokasi kejadian di sekitar Pasar Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Bus Karunia Bakti yang diduga mengalami rem blong menyeruduk sejumlah mobil dan kendaraan roda dua serta sebuah warung bakso hingga menewaskan 14 orang dan belasan lainnya luka-luka. Dari TKP, Suroyo lalu mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi korban luka yang masih dirawat.
Setengah jam kemudian, Menhub EE Mangindaan juga tiba di lokasi kejadian. Mangindaan mengatakan Kemenhub akan meningkatkan pemeriksaan atas kelayakan kendaraan angkutan transportasi darat. Mangindaan juga berpendapat perlunya menambah rambu-rambu lalu lintas di sekitar lokasi kejadian mengingat kondisi jalan yang sedikit menurun dari arah Cianjur, dan padatnya kendaraan yang melintas di jalur tersebut. Lokasi kejadian juga tergolong tinggi dari aktivitas masyarakat.
Menurut Mangindaan, rem blong yang dialami bus Kurnia Bakti bisa jadi bagian dari tidak seriusnya uji kelaikan kendaraan. Tapi boleh juga dari kepengurusan surat izin mengemudi (SIM). Bisa jadi memang sopir sebetulnya ceroboh dan kurang mahir mengemudi.
"Rem blong ini bisa sebagai akibat dari tidak seriusnya pada waktu uji kelaikan kendaraan," jelas Mangindaan.(DSY)




"rem blong" itu alasan yang paling mudah dibuat untuk menutupi kecerobohan supir.
Percaya rem blong? Anda tidak akan menemukan sebab yang sesungguhnya.
*saya supir...
Yeaaaaaah.... basi, satu lagi statement konyol dari orang SUDRA yang merasa dirinya satria.... LIHAT IZIN kelayakan kendaraan umum di Indonesia...
Jangan sampe sudah pada MATI rakyat baru nyadar... TOLOL negara di PIMPIN ama orang bodoh....
Mentri-mentri itu nggak pernah menggunakan kendaraan umum... coba lo lihat nggak layaknya kendaraan umum di Indon
Setelah kejadian mk semua saling menyalahkan,yg terpenting bgmn ini menjd evaluasi segala aspek,yg berhubungan dgn transportasi darat.
Maka nya baru tau kan anda, bahwa penting nya uji KIR,smua salah anda sbgai pihak paling bertanggung jawab, uji KIR kok ada pungli malah akibat pungli ini kendaraan yg tidak lulus pun bisa di atur, hei laknat lah kalian yg memakan uang suap yg mengakibatkan rakyat yg menjadi tumbal nya,, dasar korup