Kernet Karunia Bakti Akui Rem Bus Blong
Metrotvnews.com, Garut: Kernet bus Karunia Bakti, Rohman, menyerahkan diri ke Markas Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/2). Kepada polisi pemuda 31 tahun itu menjelaskan, ia lari karena panik dan takut. Bus Karunia Bakti mengalami kecelakaan di Cisarua, Bogor, Jumat (10/2). Sebanyak 14 orang tewas.
Rohman menjelaskan, saat berangkat bus yang diawakinya tak ada masalah. Bus layak jalan. Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di kawasan Puncak, bus mengalami masalah pada ban belakang sebelah kanan. Dari ban belakang sebelah kanan itu tercium bau dan panas.
Rohman, kondektur Dedi, dan sopir bus Lukman menghentikan kendaraan untuk mengecek kondisi ban. Mereka juga melakukan sedikit perbaikan. Bus dijalankan kembali karena dinilai tidak ada masalah. Namun, setelah memasuki turunan Puncak, rem bus blong.
Bus tidak bisa dikendalikan. Panik, Rohman menyelamatkan diri dengan berlindung di bawah jok kursi kedua dari depan. Rohman baru sadar saat bus sudah masuk ke jurang. Lantaran panik dan takut jadi sasaran amuk warga, rohman dan dua awak lainnya lari ke kampung halamannya di Garut.(DOR)




saya tegaskan juga buat karunia bhakti,,, jangan unggal2an dalam mengendarai, lebiih baik pelan-pelan demi kenyamanan penumpang daripada cepat menyelakakan penumpang,,, itu sering kejadian oleh bus-bus yang lain juga...