Keluarga Korban Perkosaan di Palu Merazia Angkot
Metrotvnews.com, Palu: Kasus perkosaan di atas sebuah angkutan kota (angkot) di Palu, Sulawesi Tengah, membuat keluarga korban berang. Mereka merazia setiap angkot yang melintas. Keluarga korban menahan semua angkot yang melalui rute tempat kejadian perkosaan.
Hampir selama tiga jam, keluarga korban melakukan razia. Namun sopir angkot yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap pelaku tidak juga ditemukan. Para keluarga korban memberi ultimatum kepada para sopir angkot tidak beroperasi lagi, jika pelaku belum ditemukan. Keluarga meminta rekan sopir menyerahkan pelaku perkosaan kepada mereka.
Sementara itu, jajaran Kepolisian Resor Palu, Sulawesi Tengah, terus memburu kedua pelaku pemerkosaan siswi sekolah menengah kejuruan di dalam angkot itu. Saat ini korban masih syok atas peristiwa perkosaan yang dialaminya. Korban diperkosa, Kamis malam lalu, di dalam angkot di Kelurahan Tondo, Palu Timur.
Saat kejadian korban mengaku kesulitan melawan, karena dibungkam serta kedua tangan dan kakinya diikat. Polisi telah mengidentifikasi ciri-ciri kendaraan angkot yang digunakan kedua pelaku. Rencananya pihak Polres Palu akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Palu untuk melacak keberadaan kendaraan yang digunakan pelaku.(RIZ)




semoga pelakunya bisa segera ditangkap dan tidak ada korban lagi.
nah,dengan kejadian itu,kita bisa hati hati untuk berpergian menggunakan kendaraan umum.