Pakai Uang Palsu di Lokalisasi, 6 Pelajar Ditangkap
Metrotvnews.com, Bengkulu: Enam pelajar di Kota Bengkulu ditangkap polisi akibat menggunakan uang palsu, saat bersenang-senang di Kompleks Lokalisasi Pulau Baai. Aksi pelajar ini diketahui setelah uang tersebut diteliti kembali oleh pemilik lokalisasi.
Uang yang digunakan enam pelajar Bengkulu itu terbuat dari bahan kertas kasar. Warnanya juga lebih mencolok dan tidak terdapat hologram di tengah-tengah uang kertas.
Dari tersangka polisi berhasil mengamankan uang palsu senilai Rp200 ribu, terdiri dari pecahan Rp50 ribu sebanyak empat lembar. Tersangka mengaku uang tersebut dibuat dengan menggunakan printer warna. Atas perbuatan tersebut, keenam tersangka dapat dijerat hukuman dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
Kepala Kepolisian Resor Kota Bengkulu AKBP Joko Suprayitno menyatakan, pihaknya masih akan meminta pendampingan Lembaga Bantuan Hukum, untuk memberikan perlindungan terhadap para tersangka yang masih dibawah umur.(RIZ)




Lagi2.anak2 di bawah umur...he,anak di bawh umur,anak2 para germo,apa anak2 di luar lokalisasi?...la kalo anak pelajar ke tempat gituan emang aparat gak melek...para pelajar kok di biarin ke tmpat itu...ya harus nya ada peraturan tempat itu,tempat itu kan tempat PELACURAN..kalo blm ngerti,jd klo anak di bwh umur di larang ke tmpat itu"HIDUP ANAK DI BAWAH UMUR"
Lagi2.anak2 di bawah umur...he,anak di bawh umur,anak2 para germo,apa anak2 di luar lokalisasi?...la kalo anak pelajar ke tempat gituan emang aparat gak melek...para pelajar kok di biarin ke tmpat itu...ya harus nya ada peraturan tempat itu,tempat itu kan tempat PELACURAN..kalo blm ngerti,jd klo anak di bwh umur di larang ke tmpat itu"HIDUP ANAK DI BAWAH UMUR"
Untuk anak dibawah umur yang bertanggungjawab adalah orang tua.
Semua kesalahan dilimpahkan pada orang tua. Yang dihukum, pasti orang tua. Efek jeranya kembali pada bagaimana orang tua yang telah melakukan pembiaran terhadap anak. Termasuk pisah ranjang, rumah atau cerai sekalipun.
Sesungguhnya berita apapun yg di gonjang ganjingkan saat2 ini,tdk akan bisa mengalihkan diriku dr perhatian Wisma Atlit dan Hambalang,orang lain bisa anda hipnotis dgn berita lain,tp buatku No Way
masih pelajar udah spt itu, gimana kalau udah dewasa, negeri makin ndak karuan karena generasi mudah sudah spt itu