Akhir Perjalanan Whitney 'The Voice' Houston
Metrotvnews.com, Jakarta: Kematian penyanyi bersuara emas Whitney Houston mengejutkan para musisi dan seniman serta fans-nya di dunia. Selain dikenal sebagai penyanyi RnB dan Pop, Whiney juga populer sebagai artis film, produser rekaman, penulis lagu, dan mantan model.
Wanita kelahiran Newar, New Jersey, Amerika Serikat, pada 9 Agustus 1963 itu memiliki bakat menyanyi dari ibunya yang merupakan penyanyi gospel, Cissy Houston. Bakat nyanyi Houston kali pertama ditemukan Clive Davis, seorang produser. Saat itu Houston yang baru berusia 20 tahun sedang bernyanyi di sebuah klub malam.
Di tahun 1980-an Houston menjadi salah seorang penyanyi wanita Afrika-Amerika yang berhasil masuk ke dalam tangga lagu MTV yang saat itu didominasi penyanyi rock kulit putih. Vokal Whitney yang bisa mencapai 5 oktaf saat menyanyi membuat dirinya diberi julukan The Voice.
Album debutnya menjadi album debut dengan penjualan tertinggi sebagai seorang penyanyi solo. Ia berhasil menduduki peringkat pertama di tangga lagu Billboard 200. Ia juga tercatat memegang 7 buah single yang meraih peringkat pertama di tangga Billboard Hot 100, mematahkan rekor 6 kali yang dipegang The Beatles dan Bee Gees.
Sepanjang kariernya Houston telah menjual lebih dari 170 juta copy album. Tercatat Houston berhasil menghasilkan 7 album dari album pertamanya di tahun 1985 yang dinamakan dengan namanya sendiri Whitney Houston. Ia juga menghasilkan 3 album soundtrack dari film yang juga ia bintangi, yaitu The Bodyguard, Waiting to Exhale, dan The Preachers Wife.
Karier film Houston pertama kali dimulai pada tahun 1992 saat ia membintangi film The Bodyguard bersama dengan Kevin Costner. Soundtrack film itu yang berjudul I Will Always Love You menjadi hits internasional yang menjadi awal pengakuan dunia akan kekuatan vocal Houston.
Sepanjang kariernya Houston meraih 22 kali ajang America Music Awards, 6 Grammy, 1 EMMY dan berbagai penghargaan dunia hiburan lainnya.
Segala macam permasalahan menghampiri dirinya sejalan meningkatnya kepopuleran Houston. Perceraiannya di tahun 2007 dengan penyanyi Bobby Brown yang ia nikahi di tahun 1987 dituding semakin memperburuk keadaan emosional Houston. Keterlibatannya dengan narkoba dan perubahan sikapnya yang cenderung kasar menjadi catatan negatif kehidupan Diva ini.
Di tahun 2009 Houston mulai kembali menata hidupnya. Ia pun menghasilkan sebuah album I Look to You. Album ini berhasil mendapatkan Platinum. Bahkan tahun ini Houston membintangi sebuah film berjudul "Sparkle" yang merupakan pembuatan ulang film dengan judul yang sama di tahun 1967. Film ini berkisah tentang grup musik The Supremes.
Film itu merupakan film pertamanya sejak film terakhir yang dibintanginya The Preachers's Wife. Sayangnya Houston tidak akan bisa menghadiri premier film terbarunya itu yang menurut rencana dirilis Agustus 2012 mendatang.(DSY)



