Pasca-Bentrok Maut Desa Pelauw Berangsur Kondusif
Metrotvnews.com, Maluku Tengah: Situasi keamanan di Desa Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, pasca-bentrok warga, berangsur kondusif. Meski demikian api masih berkobar di sejumlah rumah yang dibakar massa.
Bentrok warga dua desa sepanjang Jumat hingga Sabtu dinihari kemarin menewaskan lima orang dan puluhan lainnya luka-luka.
Pemantauan Metro TV di lokasi, Ahad (12/2), suasana Desa Pelauw tampak sepi. Tidak ada lagi konsentrasi massa. Warga kini memilih mengungsi ke sejumlah tempat yang dianggap aman. Sementara aparat keamanan masih siaga di sejumlah titik yang dianggap rawan konflik.
Bupati Maluku Tengah Abdullah Tuasikal meminta warga menghentikan bentrokan. Sebelumnya, bentrok antarwarga yang terjadi sepanjang Jumat hingga Sabtu kemarin, mengakibatkan enam warga tewas, puluhan lainnya terluka dan 300 rumah hangus dibakar massa.(DSY)




PEMDA PROVINSI MALUKU dan PEMDA MALUKU TENGAH harus bertanggung jawab terhadap kondisi yang terjadi di negeri Pelauw. Konflik ini berawal dari perbedaan pendapat di Negeri Pelauw namun menjadi konflik yang semakin membesar hingga pembakaran rumah rumah warga ketika datang bantuan dari negeri tetangga (Rohomony dan Kabauw) menggunakan senjata organik dan bom molotov, bahkan aparat yang saat itu sedang berjaga pun berdiam diri dan menyaksikan pembakaran tersebut.
Sya ingin bertanya,
Apa pasal yg membuat warga tersebut bentrok dan apa nama desa yg ikut bentrok ??