Tak Buat PR, Murid SMP Dipukul Guru Pakai Buku
Metrotvnews.com, Indragiri Hilir: Seorang guru di salah satu ekolah menengah pertama (SMP) di Kateman, Indragiri Hilir, Riau, diduga melakukan tindak kekerasan terhadap muridnya.
Kejadian tersebut sempat terekam video amatir yang diduga diambil seorang siswanya secara diam-diam. Kini, video amatir berdurasi 57 menit itu beredar di masyarakat setempat.
Dalam gambar, guru berinisial NR itu terlihat memukul dengan sebuah buku sambil memaki-maki siswanya yang dianggap melakukan pelanggaran. Menurut NR, ia hanya memberi peringatan kepada siswanya karena tidak membuat tugas yang diberikan.
Kejadian kekerasan terhadap siswa ini membuat resah para orang tua siswa. Bahkan mereka sempat menanyakan kepada pihak sekolah.
NR pun mengakui apa yang telah dilakukannya. Namun, aksi ini dianggap sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan NR telah meminta maaf kepada orang tua siswa. (Wrt3)




memberi peringatan itu penting dan memang harus... tp janganlah sekali kali dg kekerasan...
mungkin dg di gertak saja murid sudah merasa takut,, apa lagi sampai di tampar... bisa" anak itu trauma dan gak mau sekolah lg.. anyway orang tuanya juga jd repot..
dan gurunyapun bakal kena juga..
D zaman ak sklah stu gk ad pula kekerasaan sperti it,di guru baru uda brani jahat
@arief
ane setuju dengan statement'a dia .
berpikir kreatif lah .
misalnya saja dengan hukum tidak boleh masuk jam pelajaran. dia selama 1 minggu ato apalah yng mngkin bisa membuatnya cukup jera.
soo, yg namanya kekerasan juga ga baik buat si pelajar kelak. mentalnya menjadi mental preman .
jaman skg ga heran klo anak semakin berani ngelawan klo didikan dari para gurunya aja sperti itu .
soalnya saya pernah menjadi murid. dan seumur2 guru saya selama saya mengenyam pendidikan hingga Perguruan tinggi skarang, tidak ada namanya kekerasan dalam mendidik .
Tidak semua kesalahan siswa dapat diselesaikan dengan kekerasan.
serba salah ya jd guru. Murid bego d slhin. Murid d disiplinkn d caci maki.