Batam Tampung Belasan TKI Bermasalah

Headline News / Nasional / Senin, 13 Februari 2012 09:23 WIB

Metrotvnews.com, Batam: Konsulat Jenderal (Konjen) RI memulangkan 14 tenaga kerja ke Tanah Air. Para tenaga kerja Indonesia (TKI) mengaku mendapat perlakuan kasar saat bekerja di Malaysia. Majikan pun tak membayarkan gaji mereka.

Sebanyak 13 di antaranya perempuan. Mereka berada di penampungan Dinas Sosial Kota Batam, Kepulauan Riau. Mereka akan segera dipulangkan ke kampung halaman.

Belasan TKI berasal dari Jawa, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan. Mereka bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Lantaran mendapat perlakuan tak menyenangkan, mereka kabur dan melapor ke Konjen RI di Johor.

Suratmi, seorang TKI asal Yogyakarta, mengaku dipukuli majikannya. Ia pun dilarang berkomunikasi dengan keluarganya.(RRN)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • sandi, Senin, 13-Februari-2012

    Kadang kita tidak boleh hanya menyalahkan sang majikan saja , majikan jg manusia yg punya hati nurani.dari puluhan ribu TKI hanya beberapa saja yg bermasalah , mungkin dikarenakan SDM nya , karna pembantu sekarang banyak gaya juga.Mungkin yg nakal itulah yg dipukul,diperkosa.
    Karna setau saya kalo mau ambil pembantu di luar negri tidaklah mudah dan biaya cukup besar,nah kalo majikan sudah dengan susah payah bayar mahal,trus yg didapat kinerjanya tidak sesuai dengan keinginan, ya kesel lah.saya jg bisa melakukan hal yg sama.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *