Yunani Naikkan Pajak untuk Dapatkan Bantuan Keuangan
Headline News / Internasional / Senin, 13 Februari 2012 10:23 WIB
Metrotvnews.com, Athena: Pemerintah Yunani meloloskan kesepakatan talangan untuk mendapatkan bantuan keuangan dari Dana Moneter Indonesia (IMF), Bank Dunia, dan Uni Eropa. Kesepakatan itu kontroversial karena mendapat penentangan dari warga Yunani.
Sebanyak 199 angota parlemen menyetujui kesepakatan itu. Sedangkan 74 lainnya menolak. Partai langsung menarik mereka di bawah ancaman demonstrasi besar-besaran warga.
Kesepakatan itu mencakup pemotongan upah minimum sebesar 22 persen dan peningkatan pajak. Meski dikecam, Yunani membutuhkan kesepakatan itu untuk membayar utang sebesar 14,5 miliar Euro. Utang itu jatuh tempo pada 20 Maret 2012.(RRN)




Indonesia suatu saat bisa menjadi seperti Yunani, kalo para pemimpin yg korupnya selalu dibodoh'i oleh IMF, Bank Dunia, dan Pengusaha Kapitalist.. Bangsa Indonesia akan dibuat hidup dari satu hutang ke hutang lain yg tidak mungkin dapat dibayar sampe 7 generasi sekalipun. Kecuali, menggadaikan kedaulatan RI dan pemimpin boneka yg gampang diatur oleh kekuatan kapitalist, contohnya: Partai Demok[a]rat! Bersyukur ada beberapa politisi yg masih cinta tanah air, seperti Kwik Kian Gie.. Walau namanya berbau TiongHoa, tapi keliatan dari ide dan kebijakan beliau (selama menjabat sbg menteri koordinator ekonomi) selalu memperhatikan kepentingan Bangsa Indonesia terlebih dahulu, dan tidak mikir untung "jangka pendek" dari pinjaman IMF yg menjebak. Pemimpin aliran kapitalist, macam sibeye, gak bisa diharapkan lagi membela kepentingan rakyat Indonesia, die lebih sering membela kepentingan pribadi, keluarga dan golongannya saja. Sok jagoan membuka perdagangan bebas dan import barang, gak peduli liat industri dan UKM Indonesia gulung tikar, pengangguran makin banyak. Tinggal tunggu waktu seperti Yunani, kalo Bangsa Indonesia diam saja.