SBY: Pengadaan Pesawat Kepresidenan sudah Transparan
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan pengadaan pesawat kepresidenan dilakukan secara transparan. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada kepentingan pribadi dalam pengadaan pesawat tersebut.
"Ini sudah sesuai rencana, spec (jenis) sesuai kebutuhan. Diaudit. Tidak ada kepentingan pribadi. Kalau jadi 2013," kata SBY dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (13/2).
Oleh karena itu, dirinya berkata hanya menggunakan pesawat selama setahun. SBY menambahkan, pengadaan pesawat ini merupakan keinginan lama.
"Pertimbangannya bila menyewa pesawat Garuda, ongkosnya mahal. Belum lagi penyewaan itu bisa mengganggu jadwal Garuda," katanya.
Pengadaan pesawat ini menurutnya membuat kepentingan negara lebih efisien dalam jangka panjang. SBY mengatakan Proses ini telah dibicarakan antara pemerintah dan DPR. Pertimbangan seberapa besar pesawatnya pun telah dipertimbangkan.
SBY menegaskan pengadaan pesawat ini dilakukan secara transparan. "Kementerian Sekretariat Negara juga mengundang lembaga pengadaan jasa dan barang untuk menunjukkan jangan sampai ada yang tidak benar," ungkapnya.
SBY juga bercerita, dirinya banyak mengetahui pesawat kepresidenan negara lain dalam sejumlah pertemuan dengan kepala-kepala negara di dunia. Menurutnya, banyak pemimpin negara lain menggunakan pesawat semacam Boeing 747.
Sedangkan untuk kepentingan tertentu, mungkin ada pesawat yang lebih kecil. "Jangan dikira mereka gunakan pesawat kecil bukan jet. Saya sering dengan world leader dalam berbagai event," katanya.
Seperti diketahui, pemerintah telah memesan pesawat kepresidenan jenis 747 dari perusahaan pesawat Amerika Serikat Boeing. Harga pesawat ini diperkirakan hampir mencapai Rp 1 triliun. (Wrt3)




Banyak Bacot...
Kalau ini lebih ekonomis n efisien, kok ngak Dari du Cak Sus.
Iiiiiih jijik golput dan NAJIIIIIS ikut PEMILU . YESSSSSS SAMPAI KAPANPUN
TEMBE...LEEEK ...!!!