Orok 12 Hari Nyaris Jadi Korban Perdagangan Bayi
Metrotvnews.com, Depok: Bayi kembar yang baru berusia 12 hari nyaris menjadi korban sindikat perdagangan bayi. Kedua bayi rencananya dijual seharga Rp 20 juta.
Bayi lahir dari rahim seorang ibu, warga Parung, Bogor, Jawa Barat. Namun sang ibu merasa tak bakal mampu membesarkan buah hatinya. Sebab itu, dia meminta Endah, tetangganya, mencarikan orang tua asuh buat bayinya.
Endah menyanggupi. Pendek kata, tak lama, perempuan itu bertemu seorang pria yang bersedia mengasuh bayi kembar itu. Sampai di sini semua seperti tampak normal-normal saja.
Tapi Kepolisian Resor Depok, Jawa Barat, tak berpikir demikian. Kepolisian rupanya sudah lama mengincar lelaki itu. Sang pria sudah lama diketahui sebagai anggota jaringan perdagangan bayi.
Siasat dibuat. Polisi menyamar sebagai peminat. Saat transaksi itulah sang pria ditangkap.
Terangka mengaku, bukan sekali dua kali menjual bayi. Dia biasa mendapat bayi dari keluarga tak mampu. Jika orang tua bayi tertarik, tersangka lalu mencari pembelinya.(ICH)



