Narapidana di Lapas Kerobokan Kembali Mengamuk

Headline News / Nasional / Rabu, 22 Februari 2012 23:15 WIB

Metrotvnews.com, Denpasar: Setelah sebelumnya berangsur kondusif, para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Denpasar, Bali, Rabu (22/2) sekitar pukul 23.00 Waktu Indonesia Tengah, kembali membuat ulah dengan memukul-mukul pintu Lapas Kerobokan.

Menurut reporter Metro TV Laura Elvina, para napi itu mengamuk dan meminta polisi segera memulangkan tiga rekan mereka, yang menjadi korban dalam kerusuhan Lapas Kerobokan kemarin malam, karena tertembak peluru karet oleh polisi. Mereka meminta ketiga rekan mereka tersebut dikembalikan ke Lapas Kerobokan.

Mereka khawatir, ketiga rekan mereka dinterogasi petugas terkait kerusuhan Lapas Kerobokan, yang menyebabkan sejumlah ruangan di lapas tersebut terbakar. Saat ini kondisi di Lapas Kerobokan gelap gulita sebagai dampak dari kerusuhan Selasa kemarin malam. Dalam kegaduhan itu polisi sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara. Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kegaduhan yang ditimbulkan narapidana di Lapas Denpasar, nama lain dari Lapas Kerobokan.(RIZ)



Bookmark and Share

KOMENTAR [1]

  • Inyiak Aua, Kamis, 23-Februari-2012

    Alangkah baik nya mentri dan wamen memperhatikan jumlah penghuni tiap lapas dr pd memperht kan cctv dilapas.cari solusi nya.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *