Mode Baru Blokade dan Bakar

Jumat, 27 Januari 2012 18:39 WIB

ITULAH gaya berdemonstrasi yang dilakukan para pengunjuk rasa sekarang ini. Untuk keduakalinya buruh di Bekasi hari Jumat memblokade jalan tol Cikampek sehingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Sementara di Bima, Nusa Tenggara Barat, kemarin massa membakar Kantor Bupati karena kecewa kepada pemimpin daerahnya.

Aksi demonstrasi dengan melakukan blokade serta pembakaran terhadap fasilitas negara yang berulangkali terjadi sungguh sangat kita sesalkan. Tindakan yang dilakukan pengunjuk rasa telah merugikan kepentingan umum.

Itu bukan lagi ekspresi dari demokrasi yang kita inginkan. Dalam demokrasi, kepala kita harus tetap dingin. Kita boleh memperjuangkan hak kita, tetapi jangan sampai merampas hak orang lain. Apalagi sampai merusak fasilitas umum maupun aset negara, yang kita bangun dengan susah payah.

Banyak cara lain yang bisa dipakai untuk membuat apa yang kita perjuangkan didengar oleh orang lain, termasuk pemerintah. Tidak bisa dengan memblokade jalan tol sampai 10 kilometer dan membuat lalu lintas umum sampai terhenti.

Demikian aksi yang terjadi di banyak daerah seperti Papua Barat, Kalimantan Tengah, dan NTB di mana masyarakat secara beramai-ramai membakar fasilitas negara. Tindakan itu  hanya merugikan kita semua, karena akhirnya kita harus membangun lagi fasilitas negara tersebut.

Suasana yang terjadi sekarang ini membawa kita seakan kembali ke masa awal reformasi dulu. Ketika itu transisi pemerintah sedang terjadi dan belum terbentuk pemerintahan yang efektif. Kekosongan pemerintahan menimbulkan ketidaktertiban umum.

Sekarang tentunya kita tidak sedang berada dalam kekosongan pemerintahan. Kita memiliki pemerintahan yang bahkan terpilih untuk keduakalinya. Hanya saja karena tidak efektif, membuat pemerintahan seperti tidak ada dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Satu hal yang kita takutkan dari tidak hadirnya pemerintah adalah munculnya ketidaktertiban umum. Gaya berunjuk rasa dengan memblokade atau membakar dianggap sebagai sebuah mode. Semua merasa berhak untuk melakukan tindakan-tindakan seperti ini.

Kondisi ini tentu tidak bisa kita tolelir. Kita mengharapkan pemerintah melakukan tindakan untuk mencerahkan masyarakat. Harus ada pendidikan politik kepada masyarakat bahwa apa yang sedang mereka lakukan sekarang ini merupakan tindakan yang tidak benar.

Sikap pemerintah yang membiarkan ketidaktertiban ini terjadi akan membuat pemerintah semakin tidak ada harganya. Pemerintah dianggap tidak lagi hadir dan akhirnya sedikit demi sedikit akan kehilangan kewibawaannya.

Tentu kita bukan juga mengharapkan pemerintah lalu bersikap represif. Dengan menggunakan kekuasaannya menindak masyarakat yang berunjuk rasa. Kita mengharapkan hadirnya pemerintah yang mampu menegakkan hukum dan ketertiban.

Kita tidak bisa membiarkan ketidaktertiban terus terjadi. Sikap masyarakat yang boleh berbuat semau-maunya akhirnya bisa menciptakan ketidakpastian. Ketika itu yang terjadi, maka tidak pernah akan ada orang yang berani berusaha di negara ini.

Padahal berulangkali kita mengatakan bahwa demokrasi yang kita jalankan bukan bertujuan untuk sekadar menciptakan kehinggarbingaran. Kita mengembangkan demokrasi untuk menciptakan kesejahteraan umum yang lebih baik untuk seluruh rakyat.

Dalam Pembukaan UUD 1945 secara jelas dikatakan bahwa tujuan kita hidup berbangsa dan bernegara adalah untuk menciptakan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tugas pemerintahlah untuk pertama-tama mencerdaskan kehidupan bangsa agar dengan itu kita bisa menciptakan kesejahteraan umum.

Pembiaran yang terjadi terhadap perilaku masyarakat yang menakutkan seperti sekarang ini hanya akan menimbulkan kekacauan. Semua pihak harus peduli dan tidak ikut mendorong keadaan yang semakin kacau.

Oleh karena itu kita ingin mengulangi semua kita untuk juga tidak bermain api. Kita harus menemukan cara terbaik untuk menciptakan keamanan dan ketertiban agar demokrasi yang kita bangun bisa berjalan dengan baik.

Bookmark and Share



KOMENTAR [17]

  • budi, Rabu, 4-Februari-2012

    Hukum di negara ini memakai hukum rimba, siapa yg kuat siapa yg mampu pasti menang, jd rakyat jg harus menggunakan hukum rimba untk melawan pemerintah..
    rakyat mungkin bodoh, tp rakyat tidak buta,,

  • dosa penguasa, Rabu, 4-Februari-2012

    penguasa sibuk dengan uang korupsi beli pesawat pribadi 500miliar belanja kursi 1buah 25jt rakyat semakin miskin contohnya pak Imam situkang sampah malah terkenal sejagad melalui siaran bbc inggris AMERIKA pun tahu, simanipulasi angka pemilu malah pengin kursi r1. tidak pernah merasa dosa padahal sudah disebut teman karibnya Nasaruddin sama Rosa, serta Yulianis jaman edan padahal sekarabg era digital tukang sampah juga punya hp jadi begitu cepat lintas peristiwa dapat diketahui rakyat miskin tapi tdk bodo.

  • Ditipu Sebeye, Senin, 2-Januari-2012

    ah payah lu ah ... Demo buruh dari Jumat jam 10 pagi, masa baru beres jam 18.00 ... dah keburu macet dan bikin spaneng orang di tol. Seharusnya BIN dan Kapolri sudah bisa antisipasi sejak hari Kamis dong. Jikalau masa udah mau nerobos tol, ya harus dilokalisir, maksimal salah jalur saja yg digunakan buat demo, jangan semuanya diblokir. Coba, kemarin ada ambulance bawa orang sakit parah, keburu out tuh orang, sedih banget. Sebeye - sebeye, lambat kok dipelihara, malu sama gelar DR dari IPB

  • trisno, Minggu, 1-Januari-2012

    Pemerintah harus bertindak tegas dalam menagani kekacauan (unjuk rasa dg merusak, keributan dg menenteng senjata) biar tidak mengganggu rakyat

  • alex kamjaya, Sabtu, 7-Januari-2012

    Sejak jaman bergulirnya dr era orde baru s/d orde reformasi skrg gak åϑå satupun yg betul2 pemerintah hadir dlm setiap peristiwa maupun kejadian yg mengatasnamakan kepentingan rakyat.kita lihat aja konflik SARA makin kerap terjadi tanpa åϑå satupun pemerintah yg sanggup menyelesaikannya.malahan yg terjadi seakan2 pemerintah membiarkan itu terjadi dan tutup mata sampai rakyat nanti yg akan mengadakan pengadilan rakyat kali.gak usah jauh2,liatlah di dpn gedung MPR yg demo jahit mulut apa ditanggapi oleh pemerintah? Negara kita makin parah dalam semua bidang.gak åϑå kemajuan apapun yg mendukung maupun membela kepentingan minoritas.salam.

KIRIM KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar Anda
Kode Keamanan
 

© 2004 - 2012 MetroTVNews.com All rights reserved.
Comments & suggestions please email webmetro@metrotvnews.com
FANS INGIN BARCA REKRUT GARETH BALE DARI SPURS   *   USAI DIRAWAT AKIBAT PNEUMONIA, LEGENDA SEPAK BOLA PORTUGAL EUSEBIO DIIZINKAN PULANG   *   PRESIDEN OBAMA UCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU PADA WARGA DUNIA   *   FERGIE KECEWA MU DIKALAHKAN BLACKBURN 2-3   *   INDONESIAN POLICE CONTINGENT IN SUDAN PRESENTED FINANCIAL ASSISTANCE TO REFUGEES IN THE DARFUR REGION   *   MICHAEL ESSIEN AKAN KEMBALI BELA CHELSEA MEDIO JANUARI 2012   *   KORBAN TEWAS AKIBAT BADAI THENE DI INDIA JADI 42 ORANG   *